Peluang Studi ke Amerika Terbuka Lebar

MALANG KOTA – Minat pelajar dari Kota Malang untuk bisa melanjutkan studi ke luar negeri masih cukup tinggi. Salah satu indikasinya bisa dilihat dari gelaran US Graduate Fair, yang kemarin (19/9) digelar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Sesuai namanya, event itu menjadi salah satu sarana bagi 11 perguruan tinggi dari Amerika Serikat untuk menawarkan kemudahan bagi pelajar yang melanjutkan studi ke luar negeri.

Perwakilan kampus dari Negeri Paman Sam yang hadir seperti New York University, Michigan State University, University of Missouri, dan Northeastern University. Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya Mark Mc Govern menjelaskan, jumlah pelajar Indonesia yang berada di Amerika Serikat memang selalu meningkat tiap tahunnya.

Jumlah peningkatannya sekitar 10 persen per tahun. Saat ini, dia menyebut ada sekitar 9.000 mahasiswa dari Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Amerika Serikat.

”Untuk tahun ini, ada lebih dari 800 orang Indonesia yang bergabung dengan Graduate Fair di Malang,” terang Mark. Dari data awal yang dipegang dia, diketahui ada beberapa jurusan yang paling banyak diminati pelajar dari Malang. Seperti S-1 dan S-2 jurusan bisnis, teknologi, dan seni. ”Paling banyak ketiganya itu,” imbuhnya.

Pada acara US Graduate Fair itu, setiap pelajar bisa mendapat sejumlah informasi. Seperti persyaratan penerimaan mahasiswa di Amerika Serikat, serta cara untuk mengajukan beasiswa dan bantuan keuangan.

”Dengan adanya program ini, orang Indonesia dapat belajar lebih banyak tentang budaya Amerika Serikat, begitu pula sebaliknya,” imbuhnya. Dia juga menambahkan bila gelaran US Graduate Fair itu dibuat untuk memperingati 70 tahun kemitraan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Di sisi lain, Rektor UMM Dr Fauzan MPd menjelaskan bila kerja sama dengan sejumlah kampus di Amerika Serikat itu sudah kali keempat dilakukan. Dia memaparkan bila UMM juga sudah menjalin kerja sama di bidang kemitraan budaya dan pendidikan.

Dalam program bertajuk American Corner itu, setiap mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang kebudayaan, bahasa, dan peninggalan budaya di Amerika. ”Kerja sama kami semakin kuat terjalin supaya membuka peluang bagi pelajar dari dua negara,” kata Fauzan.

Sementara itu, dari pengamatan koran ini, peserta pameran memang terlihat begitu antusias untuk bisa melanjutkan studi ke luar negeri. Seperti disampaikan Aulia Nabila. Sejumlah informasi yang tersaji di sana menurut dia cukup lengkap dan detail. ”Iya, sangat membantu banget buat yang pengen lanjutin kuliah, tapi tidak punya banyak biaya,” kata dia.

Pewarta : Eri
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya