Pelayanan di Puskesmas Bumiaji Dikeluhkan

KOTA BATU – Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin itulah kalimat yang tepat menggambarkan nasib dari wartawan Radarmalang.id, Rida Ayu. Dia yang kemarin menjalankan tugas peliputan mengalami kecelakaan tunggal di daerah Dusun Mujung, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. Dia yang sempat pingsan, dibawa warga menuju Puskesmas Bumiaji.

Sayangnya, respons dan pelayanan dari petugas piket jaga di Puskesmas Bumiaji bisa dibilang lamban. ”Saya diperiksa bagian betis saja. Padahal saya bilang kayaknya paha saya ada yang lecet. Katanya (petugas itu) memar biasa,” beber Rida. Keluhannya pada bagian tangan juga tidak direspons dengan baik. Dari pemeriksaan di Puskesmas Bumiaji, dia hanya mendapatkan dua obat. Yakni antasida dan paracetamol.

Warga yang mengantarkannya lantas memberi pertolongan Rida di kediamannya. Petugas Puskesmas Bumiaji yang didatangi Jawa Pos Radar Batu menyangkal bila pihaknya tidak memberikan pelayanan yang baik. ”Pas saya minta untuk diperiksa kakinya, mbak e bilang nggak mau dibuka. Tapi memang nggak ada yang lecet,” jelas salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya.

Darini, warga RT 16 RW 3 Dusun Mujung yang mengantarkan Rida memberi statement lain. ”Sampai di puskesmas diperiksa, tapi hanya dikasih obat. Ibu perawat meminta korban dibawa ke rumah saya,” jelas dia. ”Perawatnya kayak kurang gimana gitu,” tambah Darini. Terlepas dari kejadian itu, salah satu anggota DPRD Kota Batu, Heli Suliyanto, menekankan bila standar pelayanan di puskesmas harus tetap dijalankan.

”Di puskesmas itu ada standard operating procedure (SOP), ketika ada kejadian urgensi tidak boleh melihat KTP Kota Batu atau mana,” jelasnya. Dia pun berharap seluruh petugas puskesmas di Kota Batu bisa memahami SOP yang ada.

Pewarta : Mochamad Sadheli
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya
Fotografer : Mochamad Sadheli