Pelatihan Jurnalistik Dinkes Kota Malang, Nulis Opini Jangan ‘Njujug’

MALANG KOTA – Presentasi tulisan dari peserta Promosi Kesehatan (Promkes) se Puskesmas Kota Malang masih berlangsung di Aria Gajayana Hotel, Jum’at (28/9). Beberapa dari mereka yang menuliskan bentuk opini masih dirasa model tulisan berita.

Salah satunya tulisan Cici Indah Setiowati, SKep, Ns , perawat di Puskesmas Cipto Mulyo tentang ‘Masyarakat Sehat Mandiri Bersama Progres Meningkatnya Penyakit Tidak Menular’. Isi tulisannya dianggap terlalu ‘njujug’ (langsung ke sasaran).

“Sekilas saya melihat lebih mengarah ke berita, kalau opini belum. Nulis itu jangan ‘njujug’, jadi pas dibaca langsung ke sasaran. Jadi prinsipkan bahwa nulis itu seni, mainkan emosi orang,” ujar Abdul Muntholib, salah satu pemateri dari Jawa Pos Radar Malang.

Abdul Muntholib menambahkan, sebuah tulisan juga memerlukan deskripsi ketika menulis hasil wawancara. Selain itu, peserta juga diminta untuk memperhatikan singkatan.

“Nah, jadi kita bisa nilai itu wawancara atau bukan ketika ada deskripsi. Misalnya ungkapnya sembari tersenyum. Untuk kata yang mengandung singkatan hukumnya wajib untuk dijelaskan,” imbuhnya.



Di sisi lain, Cici Indah mengungkapkan jika dirinya membuat tulisan tersebut pukul 02.00 dini hari tadi. Dirinya cukup mengerti dan tetap antusias belajar jurnalistik.

“Menulis di malam hari, karena punya anak. Sudah biasa mengerjakan tugas itu malam, karena lebih nyaman dan suasananya lebih enak. Walaupun masih ada kekurangan, tapi saya antusias sekali belajar jurnalistik ini,” paparnya.

Pewarta : Arifina
Fotografer : Arifina
Penyunting : Shuvia Rahma