Pelatih PSMS Medan Umbar Sesumbar Besar Kontra PSPS Pekanbaru

Gurning Dipanggil Komdis PSSI Soal Pernyataan Wasit Diancam Pistol - JPNN.COM

jpnn.com, MEDAN – Pelatih PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning bertekad membawa skuatnya meraih poin penuh jelang melawan PSPS Pekanbaru, pada laga perdana Putaran II, Liga 2 di Stadion Teladan, Sabtu (24/8) sore.

Kemenangan menjadi sangat penting bagi PSMS yang tak ingin kehilangan posisi dalam persaingan papan atas wilayah Barat Liga 2. Saat ini, PSMS berada di peringkat lima dengan 20 poin dari 6 kali menang, 2 kali kalah dan 3 kali seri.

BACA JUGA: Dipanggil Timnas Indonesia, Pemain Muda PSMS Ini Langsung Naik Gaji 50 Persen

“Menghadapi PSPS Pekanbaru, kita main di kandang, kita maksimalkan pertandingan ini dengan cara memenangkan pertandingan dengan segala cara yang positif. Kalau kita tidak menang, posisi kita ke delapan besar berat. Oleh karena itu di kandang kita tidak boleh kalah atau seri. Tidak boleh boleh main-main, apalagi PSPS di papan bawah kita harus maksimalkan,” ungkapnya dalam sesi temu pers di Sekretariat PSMS, Jumat (23/8) sore.



Gurning pun sesumbar dengan menebar psywar bahwa timnya akan bisa menaklukkan Asykar Bertuah-julukan PSPS di Stadion Teladan, merujuk pada kemenangan PSMS di Pekanbaru pada putaran I, dengan skor 3-2.

“Di kandang mereka saja kita kalahkan, apalagi di kandang kita. Kita berkaca diri kita, bisa enggak kita kalahkan ini. Sama-sama tahu kekuatan. Kita ambil contoh, bukan takabur,” tegasnya.

Untuk menang, Gurning sudah mengintruksikan timnya bermain menyerang sejak awal dan mencetak gol lebih dulu.

Dia juga menegaskan, PSMS tak perlu bermain terlalu apik di lapangan, jika hasilnya tak memihak. “Lebih baik main jelek tapi menang, yang penting menang. Lebih baik kayak main lawan Ciamis, jelek tapi menang. Daripada main cantik tapi kalah seperti saat lawan Cilegon kalah dan seri lawan Sriwijaya,” tandasnya.