Pelatih Arema Butuh Pemain Excellent

Milan Petrovic berusaha mengarahkan Dendi Santoso pada agenda latihan di Stadion Gajayana Minggu (20/5).

MALANG KOTA – Sejauh ini, performa striker-striker Arema FC sejatinya tidaklah jelek. Dedik Setiawan sudah mencetak enam gol dan membuatnya menjadi salah satu striker lokal tersubur di Liga 1. Di bawah Dedik ada nama Rivaldi Bawuo yang mengoleksi lima gol. Sementara Ahmad Nur Hardianto mencetak gol pertamanya musim ini saat menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7).

Meski begitu, pelatih Arema FC Milan Petrovic masih belum puas. ”Setiap waktu, kami pasti ingin menemukan pemain yang tidak hanya bagus, tetapi excellent (sangat bagus),” ujarnya.

Dengan kata lain, Arema FC masih ingin menambah satu striker lagi sebelum transfer window paro musim ditutup 3 Agustus.

Sayangnya, setelah memulangkan striker Korea Selatan Yeon Gi-Sung beberapa waktu lalu, belum ada lagi nama yang bakal merapat ke Arema FC. ”Untuk sekarang ini kami masih belum tahu,” ujar dia.

Seperti diketahui, untuk posisi striker itu, Arema FC kemungkinan akan memberikannya pada pemain asing Asia. Apalagi, Arema FC memang masih punya satu slot kosong untuk pemain asing Asia, setelah sebelumnya melepas Ahmet Atayev.

Tipikal striker asing yang diharapkan Milan adalah goal getter alias penyerang murni. Sebab, striker yang dimiliki Arema FC saat ini tipikalnya advanced forward. Ciri khasnya adalah mengandalkan kecepatan dan lihai memanfaatkan umpan-umpan terobosan.

”Kami butuh pemain (striker) yang matang dan berpengalaman. Sehingga dia bisa pula membimbing pemain muda kami,” kata bapak tiga anak ini.

Tapi, kalaupun manajemen sulit mendapatkan pemain dengan kriteria seperti yang diharapkan, Milan tak akan memaksa. ”Kalau tidak ada, kami harus lanjut dengan pemain yang ada. Saya kira itu tidak masalah,” ujar dia.

Terpisah, agen pemain Gabriel Budi Liminto yang beberapa waktu lalu membawa Yeon Gi-Sung mengaku tidak ada striker asing lagi yang dia tawarkan untuk Arema FC.

”Memang susah mencari pemain slot Asia. Sedangkan kami untuk sementara juga hanya ada satu pemain dari Korsel yang kemarin,” ujar Budi.

Sementara itu, pasca-laga away kontra Sriwijaya FC, rombongan tim Arema FC sudah berada di Kota Malang kemarin (22/7). Mereka menempuh perjalanan panjang dari Palembang dan sempat transit di Bandara Halim Perdanakusuma sebelum tiba di Bandara Abdulrachman Saleh.

Transit di Bandara Halim Perdanakusuma itu bahkan memakan waktu tiga jam. Situasi itu sempat membuat pemain merasa bosan. Karena itu, demi mengusir kebosanan, mereka melakukan berbagai aktivitas. Alfin Tuasalamony misalnya, yang memanfaatkan waktu dengan tidur di ruang tunggu. Begitu pun dengan Jefri Kurniawan yang memilih ngemper di lantai. Lalu, ada Dendi Santoso yang terlihat asyik membaca buku.

Sedangkan pelatih Arema FC Milan Petrovic nampak serius menganalisis video pertandingan Mitra Kukar, bersama asistennya, Kuncoro. Seperti diketahui, Mitra Kukar menjadi lawan yang akan dihadapi Arema FC berikutnya. Laga itu akan digelar di Stadion Aji Imbut, Jumat (27/7).

Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Indra Mufarendra
Copy Editor: Amalia Safitri
Foto: Falahi Mubarok