Pelaku yang Jambret Pistol Polisi Dicokok, Kakinya Kanannya Ditembak

JawaPos.com – Apa yang dilakukan oleh Budi Kompil terbilang cukup nekat. Pasalnya, laki-laki berusia 32 tahun itu, nekat menjambret tas milik anggota Polri, Kamis (29/1).

Akibat aksinya, Budi Kompil pun harus meringkuk di tahanan Polda Sumut. Kaki kananya ditembak karena melawan saat ditangkap. Warga Jalan Benteng Hulu, Kecamatan Medan Tembung itu pun dibopong oleh petugas saat dipaparkan di Mapolda Sumut.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Andi Rian Djajadi menjelaskan, anggota Polri yang menjadi korban adalah Aipda Sunardi Sanjaya. Anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Deli Serdang.

Saat itu, kata Andi, Aipda Sunardi sedang memanaskan mesin sepeda motornya di depan kediamannya di Jalan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang. Pelaku bersama seorang rekannya berusaha mencuri motor korban.

“Korban melihat aksi pelaku. Aipda Sunardi langsung menghalangi kedua pelaku,” kata Andi Rian di Mapolda Sumut, Kamis (21/2).

Korban pun sempat memukulkan tas yang dipegangnya ke pelaku. Bukannya berhasil meringkus pelaku, tas korban berhasil dirampas. Pelaku dan rekannya langsung kabur.

Ternyata, selain uang dan handphone, di dalam tas itu terdapat senjata api jenis revolver. Korban langsung membuat laporan ke Polsek Batangkuis.

Setelah melakukan penyelidikan, Budi Kompil diringkus pada Kamis (14/2). “Keberadaanya di kawasan Jalan Batang Kuis,”ungkapnya

Saat penyergapan, Budi tidak menyerah. Bahkan dia menabrak petugas dengan sepeda motor yang dikendarainya. Polisi terpaksa melepas tembakan yang mengenai Kaki kanannya. Budi pun langsung menyerah.

“Polisi kemudian menggeledah sepeda motor tersangka. Disana ditemukan senjata api jenis revolver yang dijambret para pelaku dari Aipda Sundari Sanjaya. Sedangkan uang dan handphone sudah dibagi rata kepada pelaku lainnya berinsial PUT yang saat ini masih kita buru,” pungkas Andi Rian.

Editor           : Budi Warsito

Reporter      : Prayugo Utomo