Pelaku Mutilasi Pasar Besar Malang Pernah Potong Lidah Istri

Anjing pelacak K-9 dikerahkan untuk menangkap pelaku mutilasi pasar Besar Malang (Darmono)

KOTA MALANG – Misteri mayat mutilasi di Pasar Besar Malang (PBM) berangsur-angsur menemui titik terangnya. Meski jasad korban belum teridentifikasi, namun terduga pelaku bernama Sugeng (49) kemarin malam (15/5) telah diringkus pihak kepolisian.

Banyak spekulasi pada kasus ini, salah satunya tentang kepribadian Sugeng yang tinggal di Jodipan itu. Menurut salah satu tetangga yang enggan disebut namanya, Sugeng memang dikenal sebagai pribadi yang sedikit aneh. Kepada radarmalang.id ia menyebut bahwa Sugeng memang kemungkinan memiliki kelainan jiwa karena pernah dirawat di RSJ Radjiman Wediodiningrat, Lawang antara tahun 2010-2011.

“Dulu dia pernah di rawat di RS Porong, akan tetapi keluarganya nggak sanggup membiayainya di sana. Sehingga oleh pihak keluarga dibawa pulang kembali,” jelas tetangga Sugeng.

Selain itu berdasarkan penuturan tetangganya, ternyata Sugeng pernah berkeluarga. Namun tak lama bubar karena kelakukan Sugeng kepada istri dan mertuanya yang terbilang beringas. Diakui tetangga Sugeng, pria pengangguran itu pernah mengiris lidah istri dan membuat istrinya ketakutan. Tak hanya itu, ia juga menceritakan bahwa Sugeng juga pernah memukul mertuanya dengan palu.

“Kelakuannya ini benar-benar aneh. Setelah nggak berkeluarga dia juga nggak bekerja. Cuma mondar-mandir di sekitar kampung dan suka bikin tulisan-tulisan kayak surat wasiat yang ada di TKP kemarin,” tambahnya.

Sugeng, terduga mutilasi perempuan di Pasar Besar Malang

Sementara, Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri membenarkan jika dulunya pria yang hanya bekerja sebagai serabutan ini dulunya memiliki keluarga. Namun belum diketahui dengan pasti kenapa akhirnya dia luntang-luntung sendirian di kawasan Jalan Martadinata.

“Iya benar dia sempat berkeluarga akan tetapi sekarang sudah nggak. Nggak tahu kenapa,” terang Asfuri.

Hingga saat ini Polres Malang Kota beserta Polda Jatim dan Inafis masih berupaya menyelidiki kasus ini terutama mengungkap identitas korban. Untuk membantu mengungkap identitas tersebut, pihak kepolisian telah menyebar sketsa wajah korban yang telah diakui Sugeng kebenarannya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Darmono
Penyunting: Fia