Pelajar SMKN 1 Gedangan Ditemukan Tewas di Toilet Sekolah

MALANG – Setelah hampir 6 jam menghilang dari sekolah, Yulianto Adi Prasetyo, pelajar yang masih belia berumur 17 tahun asal Dusun Tlekung RT 22 RW 07 Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang akhirnya ditemukan tergeletak tak bernyawa di toilet sekolahnya sendiri. Kematian korban pelajar yang terhitung siswa kelas 11 di SMKN 1 Gedangan ini ditemukan di kamar mandi sekolah sekitar waktu Maghrib.

Meninggalnya korban diduga yang diduga karena sakit berawal pada Selasa, (30/7). Paginya, ia mengikuti kegiatan aktivitas belajar seperti biasa di sekolah. Lalu, menjelang siang korban mengeluh sakit perut dan pusing kepada kawannya untuk kemudian berobat ke UKS (Unit Kesehatan Sekolah). Usai dari UKS korban kembali lagi kelas dan berpamitan keluar.

“Nah pada waktu ini sampai siang hari waktu jam pulang sekolah korban belum juga kembali,” papar Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Hingga malam hari sekitar pukul 18.45 karena korban belum juga pulang, orang tua korban yang gelisah pun mendatangi petugas keamanan sekolah bermaksud untuk mencari korban.

Karena khawatir, kemudian orang tua korban mengajak petugas keamanan sekolah untuk mencari korban di sekitar ruangan dan lingkungan sekitar sekolah.

“Sampai sekitar pukul 19.00 WIB malam korban baru ditemukan di dalam salah satu ruangan yaitu kamar mandi sekolah dan pintu kamar mandi terkunci dari dalam,” tambah Ainun.

Setelah pintu kamar mandi berhasil dibuka, korban didapati sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tidur terlentang di lantai kamar mandi. Diketahui dari TKP, korban juga masih mengenakkan seragam sekolah berupa seragam olahraga.

“Meninggalnya korban diduga karena sakit, karena orang tua korban juga mengatakan, anaknya sebelum berangkat sekolah juga mengeluh sakit perut dan kepala,” ujarnya.

Orang tua korban beserta keluarga pun tidak berkenan untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban yang sudah dibuat dalam bentuk surat pernyataan. “Mereka menerima penyebab meninggalnya korban memang benar-benar karena sakit, dan juga tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban,” tandas Ainun.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Humas Polres Malang