Pelajar Dominasi Kunjungan ke Museum

Museum Brawijaya Malang selama sepekan ini tetap ramai dikunjungi wisatawan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, intensitas pengunjung di museum ini tetap sama.

MALANG KOTA – Museum Brawijaya Malang selama sepekan ini tetap ramai dikunjungi wisatawan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, intensitas pengunjung di museum ini tetap sama.

Salimun, penanggung jawab pameran di Museum Brawijaya, menyatakan, seminggu ini pengunjungnya rata-rata 50 orang setiap hari. Menurut dia, kebanyakan pengunjungnya adalah siswa-siswi yang dipandu guru di sekolahnya untuk wisata edukasi. ”Lebih banyak anak sekolah. Mereka biasanya tampak senang dan tertarik. Senang karena mereka dapat melihat beragam senjata dan memegangnya secara langsung,” terang pria berusia 50 tahun itu.

Namun, dia melanjutkan, siswa-siswi biasanya kurang begitu paham tentang sejarah yang ada. Dengan berkunjung ke museum, mereka kurang lebih akan paham dan teredukasi tentang benda-benda bersejarah di museum. ”Karena di sekolah kurang ada pemahaman tentang itu,” sambungnya.

Menurut dia, museum akan sepi jika memasuki tahun ajaran baru. Sebab, siswa-siswi fokus belajar di sekolah. Selain pelajar, Salimun menyatakan, pengunjung museum juga banyak dari luar Kota Malang, terutama dari Jawa Tengah. ”Kalau yang dari Malang biasanya datangnya perorangan,” tambahnya.

Saat musim hujan seperti saat ini, rata-rata pengunjungnya datang sebelum pukul 12.00 dan akan sepi menjelang sore hari. Untuk melayani pengunjung, ada 4 personel yang stand by di museum pada jam aktif. Keempat personel ini memiliki pekerjaan masing-masing. ”Yaitu 1 kepala museum, 1 penanggung jawab pameran, 1 pemandu, dan 1 bagian perawatan. Dari keempat orang ini wajib bisa meng-handle apa pun jika sedang banyak pengunjung. Semuanya fleksibel,” tutur pria berbadan kurus tersebut.



Pewarta : Fajrus Shiddiq
Penyunting : Khlid Amrullah
Copy Editor : Dwi Lindawati