Pekerja Asing Jadi Persoalan, Timpora Polri Ngeluh Soal Anggaran

Pekerja Asing Jadi Persoalan, Timpora Polri Ngeluh Soal Anggaran

“Di beberapa daerah polisi membentuk Timpora, namun kalau menurut saya kurang maksimal. Ya kan kita nggak ada anggarannya,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Irjen Pol Setyo Wasisto di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (26/4).

Lebih lanjut dia menerangkan, dahulu pengawasan orang asing secara khusus menjadi tugas Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri. Karena setiap pergerakan orang asing harus melapor ke polisi. 

Angka tenaga kerja asing di Kaltim terus bertambah setiap tahunnya. Tak sedikit mencoba masuk dengan cara ilegal.
(KaltimPost/Jawa Pos Group)

Namun setelah ada Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, tugas pengawasan langsung diambil alih oleh pihak imigrasi. Pengawasan Polri kini hanya bersifat perbantuan terhadap Keimigrasian.

“Jadi saat ini Polri hanya melakukan pemantauan. Kalau ada orang mencurigakan kita berhentikan, kita tangkap. Kita tanya identitasnya, kalau dia tidak ada identitas jelas, kita serahkan lagi ke Imigrasi,” jelas Setyo.

Namun apabila ada pelanggaran hukum yang dilakukan, maka tenaga kerja asing tersebut akan dikenakan hukum Indonesia. “Dengan dasarnya adalah KUHP. Kejahatan dilakukan di  Indonesia ya pasti diproses,” pungkas Setyo. 


(dna/JPC)