Peduli Santriwati, Puskesmas Kendalsari Rutin Bagikan Tablet Tambah Darah Ke Ponpes

KOTA MALANG – Perempuan yang sudah mengalami haid, rentan mengalami anemia. Namun hal ini sering terlupakan santriwati yang tinggal di pondok pesantren (ponpes) dan jauh dari orang tuanya.

Berangkat dari permasalahan itu, Puskesmas Kendalsari menyasar pembagian tablet tambah ke dua Ponpes di wilayahnya. Yakni Ponpes Al-Hikam dan Ponpes Tarbiyatul Iman.

“Kita memang fokuskan ke pondok karena kebanyakan mereka kan anak rantau ya. Tapi kami juga bagikan ke sekolah-sekolah di wilayah Kelurahan Tulusrejo, Lowokwaru, dan Jatimulyo,” ujar Promosi Kesehatan Puskesmas Kendalsari, Nurul Kholifah.

Tablet tambah darah itu dibagikan dan diminum santriwati setiap minggu di hari Jumat. Sehingga Puskesmas Kendalsari menamai program ini Jumat anti anemia (Jumani). Jika haid, tablet itu wajib diminum setiap hari.

Puskesmas Kendalsari menyetok secara rutin tablet tambah darah di masing-masing pos kesehatan pondok pesantren (Poskestren). Petugas Poskestren lah yang akan memantau rutin tidaknya santriwati mengonsumsi suplemen tersebut.



“Mereka selalu laporkan kepada kami berapa banyak yang sudah minum tablet tambah darah, kalau stok habis juga lapor,” sambungnya.

Tablet tambah darah acap kali membuat sebagian santriwati mual. Hal inilah yang membuat sebagian santriwati enggan mengkonsumsi. Untuk mengatasi permasalahan itu, Puskesmas Kendalsari menganjurkan minum tablet tambah darah sebelum tidur.

Dengan program ini harapannya angka anemia di kalangan santriwati dapat ditekan. “Karena banyak loh kasus santriwati anemia. Lemas, ngantukan, bawah mata pucat gitu. Kami harus menuntaskan,” ungkap drg. Satrindi Setyo Palupi.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: istimewa
Penyunting: Fia