Peduli Kesehatan, Rukun Ibu ITN Pap Smear dan CBE Rame-rame

MALANG KOTA – Puluhan ibu melakukan pemeriksaan Pap Smear dan Clinical Breast Examination (CBE) di poliklinik Institute Teknologi Nasional (ITN) Malang hari ini (Rabu, 24/10). Pemeriksaan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menghindari penyakit yang membahayakan kaum hawa.

Pap Smear merupakan pemeriksaan untuk deteksi dini penyakit mulut rahim. Sedangkan CBE merupakan pemeriksaan dini untuk penyakit kanker payudara.

Ketua Rukun Ibu ITN Malang, Siti Naswiyah menyampaikan pemeriksaan ini guna memberikan edukasi pentingnya merawat diri seorang wanita dalam mengantisipasi diri dari penyakit kanker serviks. “Sebagai perempuan itu kan rawan sekali terhadap penyakit serviks ya. Kita ingin menjaga agar itu tidak terjadi. Karena mencegah kan lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan tersebut juga untuk mengedukasi kaum wanita mengenai penyakit kanker serviks dan kanker payudara. Salah satunya dengan menggandeng tenaga medis dari Laboratorium Pattimura Kota Malang.

“Jadi mereka yang mendaftar memeriksakan diri juga sekaligus diberikan edukasi dalam menjaga kesehatannya secara mandiri. Mereka juga diberitau hasilnya, agar bisa menjaga tubuhnya. Karena kami berprinsip bahwa tubuh yang sehat itu pasti jiwanya juga sehat,” papar istri Rektor ITN Malang tersebut.



Terkait pemeriksaan paps smear dan CBE, salah satu Staff Tenaga Medis Laboratorium Pattimura, Nurhidayati menjelaskan jika serangkaian tes tersebut dilakukan untuk mendeteksi sel-sel yang berpotensi menjadi kanker serviks. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan oleh wanita yang sudah menikah dan masih dalam kondisi produktif.

“Jadi memang tidak semuanya bisa diperiksa, kalau yang sudah menopause tidak bisa. Kita sarankan juga pada mereka untuk memeriksakan secara reguler setidaknya 6 bulan sekali,” katanya.

Di sisi lain, salah satu dosen teknik mesin ITN, Tutut Nani mengaku baru pertama kali mengikuti pemeriksaan tersebut. Menurutnya semua wanita memang perlu untuk melakukan deteksi dini kesehatan untuk terhindar dari penyakit kanker serviks.

“Ya memang harus dilakukan. Biar tidak terlambat kalau ada apa-apa, dan lebih sadar akan kesehatan. Saya juga jadi mengerti bahwa Pap smear dan CEB itu penting untuk pencegahan penyakit serviks,” ungkapnya.

Diketahui, kegiatan tersebut agenda rutin setiap tahun yang dilakukan oleh tim Rukun Ibu ITN Malang. Setidaknya 30 anggota tim Rukun Ibu ITN yang menikmati fasilitas pemeriksaan medis tersebut.

Pewarta: Arifina
Foto: Humas ITN
Penyunting : Shuvia Rahma