Pedihnya, Warga Syria Jadi Buta Akibat Pecahan Peluru

Pedihnya, Warga Syria Jadi Buta Akibat Pecahan Peluru

JawaPos.com – Warga Syria harus mengalami hidup yang penuh penderitaan akibat perang yang mereka alami. Selain kehilangan keluarga dan kerabat, rupanya banyak warga yang menjadi buta.

Seperti dilansir Anadolu, Selasa, (26/6), sejumlah warga Syria mengalami kebutaan akibat pengeboman jet tempur di wilayah Ghouta Timur. Ini penderitaan yang tiada tara.

Mereka yang mengalami kebutaa antara lain Muhammad Bessam El Meydani, 57 tahun, Sair Hubbolla, 30 tahun, dan Mutasimbillah Abidrabbo, 2 tahun. Mereka menjadi buta usai jet tempur menghantam rumah mereka di Ghouta Timur pada April lalu.

Syria masih berkecamuk (Reuters)

Meskipun hidup dalam penderitaan yang luar biasa, Meydani tetap bersyukur mengingat masih bisa selamat dari Perang Syria. Ia dan anak-anaknya kelaparan namun masih bisa bertahan hidup.

“Meski penuh penderitaan, saya dan keluarga sangat bahagia. Saya terkena serangan dan kehilangan mata kiri saya, saya juga kehilangan penglihatan sebagian di mata kanan saya selama satu bulan sebelum dievakuasi,” ujarnya kepada Anadolu.

Sementara itu, Hubbolla mengaku menjadi buta akibat pecahan peluru yang merusak matanya. Selama Ghouta Timur dikepung banyak peluru ditembakkan sehingga pecahannya ke mana-mana.

“Pecahan peluru yang mengenai mata menyebabkan saya buta. Namun Pemerintah Turki mau merawat kami,” ujar Hubolla.

(met/JPC)