Pecahkan Rekor Muri, Khataman Quran 7 Hari Nonstop

Ada yang menarik pada gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur'an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XV tahun 2017. Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) selaku penyelenggara menargetkan bisa memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) pada kegiatan pendukung berupa khotmil quran selama 7 hari 7 malam tanpa henti mulai, 26 Juli hingga 2 Agustus.

Ketua Panitia Penyelenggara MTQMN XV Ahmad Muwafik Saleh menyatakan, khataman Alquran itu nantinya akan diikuti oleh 300 hafiz/hafizah se-Malang Raya. ”Selain itu, akan didukung oleh 2.100 masyarakat umum yang berasal dari pondok pesantren dan 17 sekolah,” jelasnya dalam konferensi pers di UB kemarin (26/7).

Khotmil quran tersebut, lanjut dia, terbagi menjadi dua. Pertama, bil ghoib, yakni pembacaan Alquran tanpa melihat mushafnya oleh 300 hafiz/hafizah. Kedua, bin nadhor atau membaca Alquran dengan melihat mushafnya yang diisi oleh masyarakat umum dan santri dari pondok pesantren.

”Konsep ini sudah dikoordinasikan sejak dua sampai tiga bulan sebelumnya,” jelas Muwafik.

Di akhir penutupan khotmil quran, panitia juga akan mengundang para hafiz/hafizah yang mengikuti kompetisi MTQMN XV untuk bergabung membaca Alquran bersama-sama. ”Kami buka acaranya pada 25 Juli pukul 10.00 pagi, dan akan ditutup pada 2 Agustus pukul 10.00 pagi juga,” paparnya.

Sementara itu, jumlah peserta yang mengikuti MTQMN XV kali ini ternyata mencatatkan rekor tersendiri. Peserta tahun ini adalah yang terbanyak dalam sejarah digelarnya kompetisi tersebut. Tahun ini ada 251 perguruan tinggi se-Indonesia yang melibatkan 3.000 peserta lomba, pendamping, beserta official.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Mohammad Bisri MS menyatakan, rencananya, MTQMN XV ini akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo. Namun, ternyata orang nomor satu di Indonesia tersebut tak bisa hadir. ”Sehingga, MTQMN akan dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir,” ujar dia.

Selain itu, mantan dekan Fakultas Teknik UB ini mengatakan ada beberapa kegiatan pendukung selain kegiatan utama dalam MTQMN XV. Yaitu, khotmil quran tujuh hari nonstop, dialog kebangsaan, dan Nusantara Bersholawat dengan mengundang beberapa dai nasional.

”Kami berharap, sepanjang penyelenggaran MTQMN kali ini UB menjadi kampus yang penuh ayat-ayat Alquran dan salawat. Dan semoga bisa membawa nama baik kampus UB sebagai perguruan tinggi yang baik dan benar,” katanya.

Pewarta : Daviq Umar
Penyunting : Kholid Amrullah
Copy Editor : Arief Rohman