PDNU Ciptakan Dokter yang Ulama

MALANG KOTA – Silatnas (Silaturahmi nasional) PDNU (Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama) di Unisma (Universitas Islam Malang) Sabtu, (14/7) diapresiasi oleh PWNU Jatim. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadikan karakter dokter berbasis ulama.

Misbachul Munir, perwakilan dari PWNU Jawa Timur menyampaikan kreativitas PDNU sangat pantas untuk diapresiasi.

“Dengan ini diharapkan akan memunculkan kembali sebuah lembaga yang mewadahi kita semua,” ujarnya.

Sedangkan Dekan Fakultas Kedokteran Unisma, dr. Muhammad Hardadi Erlangga, mengatakan, PDNU saat ini telah sampai pada peneguhan karakter dokter muslim.

“Tujuannya menjaga karakter dokter – dokter ini tetap pada rel nya. Sehingga dalam menjalankan profesi bisa sebagai dakwah. Sehingga bisa menjadikan dokter yang ulama dan ulama yang dokter,” paparnya

Menurut dia, Silatnas ada untuk menyamakan persepsi. Dari hal itu akan mengembangkan karakter menjadi dokter yang sempurna.

“Kami punya guru besar, ulama, dokternya juga ulama yang semuanya memiliki pengalaman organisasi di NU. Dari situ kan menjadikan karakter dokter yang sempurna,” imbuh Hardadi.

Hardadi menambahkan, bidang kesehatan juga diperlukan untuk bisa masuk di ruang privasi seseorang.

“Untuk masuk ke ruang privasi pasien, keluarga pasien, orang sakit dan lainnya saya rasa butuh pemahaman agama yang kuat,” ucap dokter spesialis penyakit dalam tersebut.

Di sisi lain, Prof Dr H Masykuri Bakri MSi , Rektor Unisma mengungkapkan PDNU mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap kehidupan umat.

“Harus ada dari mereka yang mengorbankan diri untuk mencari ridho Allah. Silatnas akan menghasilkan rumusan – rumusan strategis dalam membudayakan dan menciptakan kehidupan sehat,” tegasnya.

Pewarta: Arifina Cahyanti
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Arifina Cahyanti