PDIP Kota Malang Rombak Pengurus DPC

PDIP Banyumas: Tidak Ada Masalah dengan Banser dan Kiai

MALANG KOTA- Siapa Ketua DPC PDIP Kota Malang pasca M. Arief Wicaksono terjerat kasus hukum, mulai hari ini terjawab. Dari informasi yang dihimpun koran ini, Dewan Pimpinan Pusat PDIP dikabarkan telah merekomendasi nama Made Rian DK. Sebelumnya, Made Rian di partai itu menjabat wakil ketua bidang badan pemenangan pemilu (bapilu).

Tak hanya itu, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut juga menunjuk Hadi Susanto sebagai ketua DPRD Kota Malang untuk menggantikan Abdul Hakim yang juga sedang berpekara dengan hukum. Sebelumnya, Hadi Susanto menjabat sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang dan anggota Fraksi PDIP. Jabatan Ketua DPRD Kota Malang menjadi jatah PDIP. Sebab di parlemen, partai ini sebagai penguasa dengan 11 kursi. Sedang wakil ketua tetap akan diisi Abdurrahman (PKB) Chaeroel Anwar (Partai Golkar), Soni Yudiarto (Partai Demokrat).
Pergantian pucuk pimpinan di DPC PDIP ini bagian dari strategi untuk persiapan menghadapi pemilihan legislatif (pileg) 2019.

Sumber koran ini menjelaskan, sebenarnya M. Arief Wicaksono telah mundur diri dari jabatan ketua DPC PDIP Kota Malang setelah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Agustus 2017. Namun, DPP PDIP masih belum mengganti posisi ketua yang kosong tersebut. Sebab, menunggu putusan dari pengadilan. Karena itu, nama kader PDIP lain yang juga sedang bermasalah dengan KPK seperti Abdul Hakim, Tri Yudiani, dan Suprapto tidak dibahas DPP PDIP. ”Partai mengedepankan asas praduga tak bersalah,” terang sumber internal partai tersebut.

Dengan pergantian ketua DPC PDIP ini, banyak kader muda partai yang akan mengisi jabatan struktural. Terutama di posisi ketua bidang. Rencananya, hari ini pukul 20.00, DPD PDIP Jawa Timur akan merilis turunnya sejumlah surat keputusan (SK) dari DPP PDIP. ”Sepertinya besok (hari ini, Red) akan dirilis,” tambahnya.

Wasekjen DPP PDIP Ahmad Basarah membenarkan penunjukan ketua DPC PDIP dan ketua DPRD Kota Malang tersebut. SK pun juga sudah diteken Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. ”Ya, rekomnya sudah selesai,” terang Ahmad Basarah saat dihubungi kemarin.



Ketika ditanya nama yang ditunjuk sebagai ketua DPC PDIP Made Rian DK dan Ketua DPRD Hadi Susanto, Basarah mengiyakan. Perubahan struktural di tubuh DPC PDIP Kota Malang sudah dalam pembahasan panjang. Termasuk keputusan memilih ketua DPRD Kota Malang yang baru. Prosesnya saat ini tinggal penyerahan SK DPP PDIP ke sekretaris DPRD Kota Malang. ”Tinggal diserahkan oleh DPC ke sekwan saja,” tandasnya.

Sementara Made Rian DK saat dihubungi koran ini belum bisa berkomentar banyak. Pria kelahiran Bali itu hanya menyerahkan semua keputusan di tangan DPP PDIP. Namun, dia memang mendengar jika dalam waktu dekat, SK penggantian ketua DPC PDIP Kota Malang akan dirilis. ”Saat ini partai memang lagi persiapan pileg. Kalau untuk nama saya di bursa, saya tidak tahu karena SK-nya belum turun,” ujarnya.

Begitu juga dengan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Hadi Susanto. Dia yang saat ini dalam agenda kunjungan DPRD Kota Malang ke Denpasar mengaku tidak tahu soal tersebut. ”Saya belum mendapat kabar apa pun dari partai,” singkat pria asal Sukun itu.

Untuk pergantian ketua dewan, prosesnya yaitu rekomendasi partai dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Setelah nama disahkan dan ditandatangani gubernur, lalu dilakukan penggantian. Teknisnya yaitu pelantikan ketua DPRD Kota Malang melalui rapat paripurna yang dilantik langsung Gubernur Jatim Soekarwo.

Namun, Sekretaris DPRD Kota Malang Bambang Suharijadi mengaku belum mendapat surat dari DPC PDIP Kota Malang. Saat ditemui di kantornya kemarin, dia juga mengaku belum mendengar kabar segera digantinya Abdul Hakim dari jabatan ketua dewan. ”Hingga saat ini belum ada surat masuk dari PDIP. Akan saya cek terus, jika benar kami akan menyurati sekwan,” tutupnya.

Pewarta: Fajrus Shiddiq
Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Abdul Muntholib