PDIP: Jokowi Dukung Gus Ipul-Puti

MALANG KOTA – Wakil Sekretaris Jenderal DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PDIP Ahmad Basarah mengungkap dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan calon wakil gubernur Puti Guntur Soekarno.

”Pak Jokowi adalah kader PDIP. Dan, Mbak Puti adalah cucu Bung Karno, sekaligus kader partai kami. Pada Pilkada Jawa Timur 2018, PDIP mengajukan Gus Ipul-Mbak Puti. Maka, wajar kalau Pak Jokowi mendukung keduanya,” kata Ahmad Basarah dalam Rapat Kerja PDIP Kota Batu Selasa malam (20/2).

Rapat Kerja PDIP Kota Batu itu juga dihadiri Sekretaris DPD (Dewan Pimpinan Daerah) PDIP Jawa Timur Sri Untari Bisowarno, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, dan Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo.

Basarah menyampaikan, target kemenangan besar di Malang Raya yang mencakup Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang. ”Kami harus menang besar. Di Malang Raya ini kami target kemenangan 80 persen,” kata Basarah.

Menurut dia, kemenangan pilkada di Jawa Timur memiliki dua arti penting. Pertama, pasangan Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno akan memiliki kesempatan untuk menjalankan kebijakan-kebijakan prorakyat.

”Seperti program pendidikan gratis bagi SMA dan SMK, yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Basarah.

Begitu pula dengan kebijakan pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan pengembangan infrastruktur. ”Semua rencana kebijakan prorakyat itu bisa dikerjakan jika Gus Ipul-Mbak Puti menang dalam pilkada,” kata anggota DPR/MPR asal Dapil Malang Raya tersebut.

Arti penting kedua, kemenangan Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno secara otomatis akan memperkuat pemerintahan Presiden Jokowi di Jawa Timur.

”Program strategis nasional seperti penyelesaian jalan tol, jalan lintas selatan Jawa Timur, yang menjadi program Pak Jokowi, pasti akan diupayakan selesai di provinsi ini,” kata Basarah.

Puti Guntur Soekarno menyatakan, dukungan Presiden Jokowi akan memberikan sumbangan besar pada pemenangan Pilkada Jawa Timur 2018. Di provinsi ini, saat Pilpres 2014, Jokowi mendapatkan kemenangan.

Dalam Pilkada Jawa Timur 2018, bersama Gus Ipul, cucu Bung Karno itu mendapat tugas dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk ”merajut Merah Putih”, untuk merajut kebangsaan, di Jawa Timur.

”Maka, cita-cita Bung Karno harus diwujudkan. Kemenangan pilkada, pemilu, dan pilpres kami maknai sebagai upaya mewujudkan cita-cita Bung Karno, mewujudkan Pancasila,” kata Puti.

Dia menyebut, program pendidikan gratis sebagai kebijakan yang manfaatnya langsung dirasakan rakyat. ”Wajib belajar 12 tahun dirasakan rakyat. Jangan sampai ada yang putus sekolah karena kesulitan biaya,” kata Puti.

Wajib belajar 12 tahun mencakup SD, SMP, berlanjut SMA/SMK sederajat. Karena UU 23/2014, mulai 2017, Pemprov Jawa Timur mengambil-alih pengelolaan SMA/SMK dari kabupaten/kota.

Peralihan itu diikuti penerapan kebijakan berbayar untuk siswa SMA dan SMK negeri. ”Kalau Gus Ipul dan saya terpilih, kami bertekad membebaskan biaya pendidikan bagi SMA dan SMK,” kata Puti.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Sri Untari Bisowarno ingin Gus Ipul-Puti menang telak di Malang Raya. ”Kami ingin menang telak karena ini menyangkut kehormatan partai,” kata Untari.

Di sela-sela road show di Malang Raya, Puti menyempatkan berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Malang kemarin sore. Dia ditemui jajaran manajemen Radar Malang. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan akan ada program 1.000 Dewi untuk pengembangan wisata di Malang Raya. Apa itu Dewi? Yakni, 1.000 Desa Wisata. Menurut dia, baik Kota/Kabupaten Malang maupun Kota Batu mempunyai potensi wisata yang sangat banyak.

”Di jalur selatan itu banyak sekali ya pantainya,” kata Puti.

Nah, untuk menggerakkan pariwisata, faktor infrastruktur juga harus dibenahi. Tak hanya itu, elemen desa yang membuka akses juga diberikan pelatihan. Dengan demikian, dia melanjutkan, pemberdayaan ekonomi warga Malang akan semakin baik. Hal tersebut sesuai dengan programnya untuk perekonomian rakyat.

Mantan anggota Komisi X DPR RI ini menyatakan jika program 1.000 Dewi ini bisa berjalan lancar, maka diharapkan Malang Raya bisa menjadi salah satu tempat yang menjadi jujukan para wisatawan lokal maupun asing.

Sebelumnya, Puti menceritakan kunjungannya ke Kampung Warna-Warni Jodipan. Dia sangat senang sekali, masyarakat Kota Malang mempunyai daya kreativitas yang luar biasa. Kampung tersebut dicat dengan beragam warna agar menjadi pusat perhatian masyarakat. Di akhir kehadirannya, Puti mendapat suvenir tiga buku karya tim Radar Malang.

Pewarta: NR1
Penyunting: Abdul Muntholib
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Falahi Mubarok