Paul Pogba jadi Pemain Ketiga di Inggris yang Kena Ejek Rasial dalam Seminggu

Kembali Latihan Bersama MU, Paul Pogba Berantem sama Jesse Lingard - JPNN.COM

jpnn.com, MANCHESTER – Manchester United meminta perusahaan atau pihak yang berwenang di media sosial mengambil tindakan atas beredarnya ejekan rasial terhadap Paul Pogba.

Gelandang asal Prancis itu menjadi bahan ejekan rasial di media sosial usai gagal mengeksekusi tendangan penalti saat MU akhirnya bermain imbang 1-1 melawan Wolverhampton Wanderers.

“Orang-orang yang melakukan tindakan ini tidak mewakili nilai-nilai klub. Kami bangga ada sebagian besar penggemar mengecam tindakan tersebut juga di media sosial,” bunyi pernyataan MU dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

BACA JUGA: Pogba Gagal Penalti, Setan Merah Tertahan di Kandang Serigala

“Kami akan bekerja untuk mengidentifikasi beberapa yang terlibat dalam insiden ini dan mengambil tindakan terkuat yang kami miliki. Kami juga mendorong perusahaan media sosial untuk mengambil tindakan dalam kasus-kasus ini,” imbuh pihak MU.

Sementara itu, bek anyar MU Harry Maguire menyebut pelecehan itu menjijikkan dan ikut meminta perusahaan media sosial untuk memverifikasi akun pengguna untuk mencegah pendukung melecehkan pemain secara anonim. “Media sosial perlu melakukan sesuatu tentang hal itu,” kata Maguire dalam sebuah cuitan di akun Twitter-nya.

Penyerang Setan Merah, Marcus Rashford juga mengungkapkan rasa solidaritas dengan rekan setimnya. “Manchester United adalah keluarga. Anda menyerangnya (Pogba), Anda menyerang kami semua,” sebutnya.

Pogba menjadi pemain ketiga klub Inggris yang menderita pelecehan dalam kurun waktu seminggu terakhir. Sebelumnya pemain klub Championship Reading, Yakou Meite dan striker Chelsea (Premier League) Tammy Abraham juga mendapat ejekan senada. (ant/jpnn)