Paslon nomer urut 1, Pilwalkot Malang, tampil sendiri pada debat calon

Paslon nomer urut 1, Pilwalkot Malang, tampil sendiri pada debat calon

Ya’qub Ananda Gudban, terpaksa tak bisa ikut
(fisca tanjung/jawapos.com)

RADAR MALANG ONLINE – Juru Bicara Pasangan Calon Wali Kota Malang – Calon Wakil Wali Kota Malang Nomor Urut 1, Ya’qud Ananda Gudban – Ahmad Wanedi, Dito Arief, mengaku optimis menghadapi debat Pilwali Kota Malang 2018 meskipun hanya akan ada satu calon saja, yakni Wanedi.

“Kemungkinan terburuk, kalau Wanedi harus tampil (sendiri) itu akan kami persiapkan. Akan menjadi Wanedi Show,” ujarnya, Kamis (29/3). Dia mengatakan, hal itu untuk menunjukkan bahwa meskipun tanpa pasangan, pasangan Menawan (Menangkan Nanda-Wanedi) telah siap menghadapi tahapan ini. Untuk saat ini, lanjut Dito, pihaknya masih melihat terlebih dahulu dari KPU seperti apa.

Selanjutnya, ketika ditanya terkait penangguhan terhadap Ya’qud Ananda Gudban yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani proses masa tahanan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dito mengaku tidak akan melakukan penangguhan. “Tidak ada penangguhan, itu tetap akan dibicarakan,” kata dia.

“Sejak awal sudah dibagi tugas, Wanedi jalan Nanda jalan. Artinya tinggal penyesuaian saja,” lanjut dia. Saat ini, pihaknya memang lebih fokus pada lima partai politik yang mengusung Ya’qud Ananda Gudban – Ahmad Wanedi, serta tim relawan. Kelima partai tersebut yakni PDI Perjuangan, PAN, PPP, NasDem, dan Hanura.

“Optimalkan partai politik yang ada dan relawan, dengan ketiadaan mbak Nanda,” ujarnya. Pihaknya pun telah melakukan konsolidasi dan siap dengan segala kemungkinan. “Kampanye tetap jalan, tahapan dihormati, proses hukum dihormati,” tutupnya.

Dito Arif, Timses Ya’qud Ananda Gudban
(fisca Tanjung/jawapos.com)


(fis/JPC)