Pasca Pilkada, IHSG Hanya Mampu Menguat Tipis Ke 5.791

Pasca Pilkada, IHSG Hanya Mampu Menguat Tipis Ke 5.791

JawaPos.com – Perdagangan pasar saham pasca Pilkada hari ini berhasil naik tipis dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 4 poin atau 0,1 persen ke 5.791,58.

Sementara Indeks LQ45 naik 1,56 poin atau 0,2 persen menjadi 902,56, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,30 poin atau 0,4 persen ke 650,10, dan indeks IDX30 naik 0,78 poin atau 0,2 persen ke 489,68.

Adapun pembukaan perdagangan hari ini, ada 93 saham menguat, 61 saham melemah, dan 100 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp92,50 miliar dari 114,05 juta lembar saham diperdagangkan.

Mayoritas sektor penggerak IHSG menguat, dengan sektor pertambangan memimpin kenaikan hingga 0,7 persen. Sementara sektor konsumer memimpin pelemahan sebesar 0,3 persen.

Menurut Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, proses koreksi IHSG mulai mereda ke formasi konsolidasi jangka pendek, namun ketidakpastian global membuat pergerakan masih volatile.

“Sehingga, direkomendasikan untuk trading jangka pendek dengan memperhitungkan posisi cut-loss, agar tidak terseret ke perubahan tren yang menjadi negatif,” ujar Yuganur di Jakarta, Kamis (28/6).

Di tengah mulai meredanya proses koreksi IHSG pada perdagangan hari ini, Yuganur merekomendasikan empat saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni:

1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dengan target profit taking di kisaran Rp3.850-3.950, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp3.630 dan Rp3.580, disarankan cut-loss pada posisi Rp3.490.

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dengan target profit taking di kisaran Rp2.950-3.100, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp2.780 dan Rp2.710, disarankan cut-loss pada posisi Rp2.670.

3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dengan target profit taking di kisaran Rp4.250-4.350, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp3.890 dan Rp3.790, disarankan cut-loss pada posisi Rp3.710.

4. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dengan target profit taking di kisaran Rp2.075-2.175, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp1.860 dan Rp1.790, disarankan cut-loss pada posisi Rp1.710.

(mys/JPC)