Pasca Gempa, Pemkab Lombok Tengah Minta Bantuan Mahasiswa Planologi ITN

 

KOTA MALANG – April lalu, kawasan Lombok Tengah diguncang gempa bermagnitudo 5.0. Gempa itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, HM Nursiah meluluhlantahkan pemukiman warga.

Dalam seminar kebencanaan di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Senin (18/11) ia mengatakan sangat membutuhkan bantuan mahasiswa. Salah satunya mahasiswa jurusan perencanaan wilayah dan kota.

“Kami membutuhkan ahli Planologi untuk membina masyarakat di dalam hal standar bangunan rumah. Sudah ada omongan dengan Rektor ITN, nanti akan ada kerja sama dalam hal KKN, pengabdian masyarakat termasuk pengkajian-pengkajian,” ujar Nursiah.

Dikatakannya bahwa sekarang ini penanganan pasca bencana di Lombok Tengah tahap pertama sudah mencapai 80 persen. Sedangkan tahap kedua baru sampai pembentukan kelompok masyarakat.

Dari segi konstruksi saat ini menurutnya rumah di Lombok Tengah dibangun tahan gempa berdasarkan arahan Kementerian PUPR. Termasuk kawasan KEK Mandalika yang kini turut diperbaiki lebih tahan gempa.

“Untuk penganan pasca bencana kami sudah bekerja sama dengan beberapa pihak yang kaitannya untuk kepentingan masyarakat termasuk juga memperkuat perizinan sehingga secara konstruksi orientasinya adalah tahan gempa,” tegasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: istimewa

Editor : Indra M