Pasar Saham Indonesia Turun 2,92 Persen, Bagaimana Saham Dunia?

Pasar Saham Indonesia Turun 2,92 Persen, Bagaimana Saham Dunia?

Mengutip keterbukaan informasi BEI, laju IHSG pada pekan ini mengalami perubahan sejalan dengan koreksi yang terjadi pada indeks saham global dan Asia.

“IHSG mengalami perubahan 1,49 persen ke posisi 6.210,69 poin dari 6.304,95 poin pada penutupan sepekan sebelumnya,” kata Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI Oskar Herliansyah di Jakarta, Minggu (25/3).

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia, tepat penyelenggara perdagangan saham PT BEI berkantor
(DOK.MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Perubahan IHSG juga mendorong nilai kapitalisasi pasar BEI di akhir pekan ini berkurang 1,5 persen menjadi Rp 6.908,34 triliun dari Rp 7.014,24 triliun pada posisi minggu lalu.

Rata-rata volume transaksi saham harian pada pekan ini mengalami kenaikan 1,13 persen menjadi 11,17 miliar unit saham dari 11,05 miliar unit saham pada pekan lalu.

Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi saham harian pada pekan ini berubah 1,74 persen ke posisi 364,93 ribu kali transaksi dari 371,39 ribu kali transaksi pada sepekan sebelumnya.

Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih di sepanjang pekan ini dengan nilai Rp3,75 triliun. Sepanjang tahun ini investor asing telah membukukan jual bersih senilai Rp21,04 triliun.

Namun, Laju IHSG masih lebih baik dibandingkan indeks saham Sensex 30 India yang terkoreksi 1,66 persen, Australia yang melemah 2,08 persen, Strait Times Singapura minus 2,52 persen, dan KOSPI Korea Selatan yang turun 3,10 persen.

Sementara, Indeks FT100 Inggris Raya yang menurun 3,70 persen, Hang Seng Hongkong yang melemah 3,79 persen, Indeks Dow Jones Amerika Serikat yang terkoreksi 3,96 persen, dan Nikkei 225 Jepang yang minus 4,88 persen.

Indeks SET Thailand juga melemah 1,32 persen, dan hanya Indeks KLCI Malaysia yang ditutup positif selama sepekan terakhir dengan nilai 1,02 persen.


(mys/JPC)