Pasangan Harus Saling Mengingatkan saat Mengasuh Anak

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar ayah dan ibu dapat berbagi peran dalam pengasuhan. Jadi, kedepannya bisa saling mendukung di tengah kesibukan. Pasangan harus saling mengingatkan agar pengasuhan dapat berjalan konsisten.

Tidak ada salahnya, sesekali bertanya dan berdiskusi dengan anak-anak terkait apa harapan mereka terhadap sosok ayah dan ibu. Apabila ternyata peran orangtua masih kurang dari pengharapan anak, maka ruang untuk memperbaiki diri dapat mulai dibuka.

Bila sudah begitu, ibu bukanlah satu-satunya orang yang bertanggungjawab dalam proses pengasuhan, karena peran feminin tunggal tidak dapat memberikan pengaruh maskulin dalam diri anak.

Yang harus ayah pahami, anak laki-laki membutuhkan figur ayah untuk memahami bagaimana laki-laki bertindak dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana cara memecahkan masalah dan bagaimana menjalankan peran sebagai laki-laki di masyarakat. Sedangkan, anak perempuan belajar mengenal laki-laki melalui relasi mereka dengan figur ayah.



Memang, tidak semua laki-laki memiliki father instinct atau rasa dan kewajiban yang disadari secara otomatis saat menjadi ayah. Namun tentu ada perbedaan dari masing-masing individu. Ada laki-laki yang terdorong untuk mengasuh anak, namun ada yang tidak menyadari dan butuh bantuan untuk membuatnya berinisiatif.

Untuk memberikan stimulus pada ayah atau calon ayah, cara yang dapat dilakukan misalnya mengikuti kelas parenting untuk ayah, membaca buku tentang kehamilan dan cara merawat bayi, serta berbelanja bersama menyambut kelahiran buah hati. (*)


(ina/JPC)