Parade Budaya Buka Konferensi Internasional di Unisma

MALANG KOTA – Sebuah momen bersejarah bakal digelar di Universitas Islam Malang (Unisma) hari ini. Untuk kali pertama, kampus di bawah naungan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) ini menjadi tuan rumah Global Summit of University Leaders (GSoUL).

Konferensi tingkat tinggi ini bakal digelar selama dua hari. Mulai hari ini (26/3) hingga besok (27/3). Menghadirkan 39 delegasi dari kampus mancanegara, mulai dari Malaysia, Lebanon, Jepang, hingga Arab Saudi. Lalu, hadir pula 100 rektor negeri dan swasta di tanah air.

Kemarin, sebagai penanda bakal dimulainya GSoUL 2019, Parade Budaya Nusantara dan Expo Pendidikan digelar di Unisma. Ada beragam penampilan kesenian tradisional yang mengisi parade kali ini. Mulai dari tari Saman dari Aceh hingga tari Enggang dari Kalimantan Timur.

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri Bakri MSi menyatakan, parade budaya memberikan warna pada gelaran GSoUL. ”Karena saat ini Unisma sudah bekerja sama dengan 14 negara.  Mereka juga harus tahu seperti apa kebudayaan Indonesia,” jelas Maskuri.

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri Bakri MSi menyatakan, revolusi industri 4.0 memang menjadi topik utama yang dibahas dalam GSoUL. ”Nanti, perguruan tinggi dalam negeri ikut presentasi. Tidak hanya perguruan tinggi luar negeri. Bisa dibilang, ini sharing,” kata dia.



GSoUL dibagi menjadi 4 sesi. Dalam setiap sesinya, rektor dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri memaparkan good practice. Terutama menyiapkan lulusan yang siap di era tantangan industri 4.0 serta memikirkan society fight 5.0.

Sesi 1 misalnya, bakal diisi rektor Unisma, rektor National Pingtung University Taiwan, rektor Universitas Holy Quran and Islamic Sciences Sudan, rektor Moscow City Rusia, dan rektor Rajamangala University of Technology Krungthep Thailand.

Lewat GSoUL, Unisma ingin menjadi inisiator sekaligus fasilitator MoU antara pimpinan perguruan tinggi luar negeri dengan kampus-kampus dalam negeri.

Lebih lanjut, Maskuri berharap para stakeholder ikut berperan dalam GSoUL edisi pertama ini. ”Kami libatkan semua. Mulai dari bupati, wali kota untuk hadir. Lewat ajang ini, mereka juga bisa menawarkan potensinya.

Pewarta               : *
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Indra Mufarendra
Fotografer          : Darmono