Pansel Kebut Seleksi Sekda Kota Batu

Majukan Tahapan Tes, Dua Kandidat Sudah Dicoret

Balai Kota Among Tani Kota Batu.

KOTA BATU – Tahapan lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu tengah dikebut. Tim panitia seleksi (pansel) memilih mempercepat tahapan tes agar segera mendapatkan tiga kandidat terbaik. Dari delapan orang yang mendaftar, dua di antaranya sudah dicoret karena tak memenuhi persyaratan administratif.

Percepatan waktu tes tersebut dilakukan dengan memulai tahapan seleksi kemarin (28/6) hingga Sabtu besok (30/6). Lokasi tes digelar di Badan Pendidikan dan Pelatihan Jawa Timur, Surabaya. Tahapan tes tulis dan wawancara yang semula dijadwalkan digelar 9 Juli, dimajukan dan dijadikan satu dengan tes uji kompetensi.

Kandidat Sekda Kota Batu yang lolos enam besar adalah M. Chori, kepala badan perencanaan pembangunan daerah (bappeda); Zadim Efisiensi, kepala Badan Keuangan Daerah (BKD); Eko Suhartono, kepala dinas perpustakaan dan kearsipan; Sugeng Pramono, kepala dinas pertanian; Abdillah Alkaf, kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK); dan Eny Rachyuningsih, kepala dinas penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu, dan tenaga kerja.

Kepala Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (DKPSDM) Kota Batu Wiwik Sukesi menyatakan, tim pansel memutuskan tahapan tes lelang jabatan sekda dipercepat.

”Mulai hari ini (kemarin, Red) adalah assessment centers,” kata dia. Tes tersebut meliputi uji kompetensi dasar dan bidang.

”Mulai dari pengetahuan tentang pemerintahan, nilai-nilai Pancasila, hingga kepemimpinan atau leadership. Semua akan diujikan,” kata dia.

Selain itu, Wiwik menambahkan, jadwal tes yang diadakan secara estafet ini juga mengakomodasi tes tulis dan wawancara yang seharusnya berlangsung 9 Juli mendatang. ”Ya, semuanya dilakukan mulai hari ini (kemarin) sampai Sabtu (30/6),” kata dia.

Hanya saja, Wiwik mengaku belum mengetahui alasan dimajukannya jadwal tahapan tes tersebut karena sepenuhnya kewenangan tim pansel.

Dari tahapan seleksi tersebut, terang Wiwik, nantinya akan dipilih tiga calon terbaik.

”Dari nama tiga terbaik itu, nanti akan diserahkan ke kepala daerah (Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko) untuk dipilih satu yang terbaik dan dilantik menjadi sekda definitif,” kata dia.

Sementara itu, dua kandidat yang gugur sebelum mengikuti tes, Wiwik menyatakan salah satunya adalah Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kota Batu Alwi. Pejabat yang juga staf ahli gubernur Jawa Timur bidang pemerintahan hukum politik itu diketahui sempat menyorongkan berkas pendaftaran.

”Namun, berkasnya ditarik lagi. Saya tidak tahu kenapa tidak jadi ikut tes,” terangnya.

Selain Alwi, ada Kepala Dinas Perhubungan Susetya Herawan yang juga tak memenuhi syarat setelah berkasnya diterima tim pansel. ”Berkasnya tidak lengkap. Tidak ada surat kesehatan dan lainnya,” ungkap Wiwik.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Batu (bidang pemerintahan) Sudiono menyambut baik dilakukannya percepatan tahapan seleksi lelang jabatan kursi sekda Kota Batu.

Sebab, kursi jabatan tertinggi di birokrasi pemkot Batu harus segera terisi. Apalagi, dari enam nama yang masuk penjaringan, semuanya sudah tidak asing lagi di pemerintahan Kota Batu.

”Kalau dari internal, pasti lebih tahu permasalahan, dan tentunya lebih diterima oleh semua kalangan,” kata dia.

Dengan nama yang tidak baru lagi, maka akan cepat untuk bersinergi dalam pembangunan ke arah yang lebih baik. Meski demikian, dalam proses seleksi ini, calon yang ada harus diseleksi dengan cermat.

”Sosok yang kapabilitas (kemampuan), kualitas, kompetensi, serta akseptabilitas tinggi,” pungkas politikus PKB itu.

Pewarta: Aris Dwi
Penyunting: Achmad Yani
Foto: Bayu Eka