Pangeran William: Palestina tak Pernah Dilupakan

Pangeran William: Palestina tak Pernah Dilupakan

JawaPos.com – Rakyat Palestina bertepuk tangan dan bersorak-sorai saat Pangeran William datang ke Palestina. Ia mengunjungi sebuah kamp pengungsi di Ramallah selama kunjungan pertama bersejarah oleh seorang anggota keluarga Kerajaan Inggris.

Karpet merah, marching band, dan penjaga kehormatan menyambut Pangeran berusia 36 tahun tersebut pada kunjungan resminya. Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kepada William selama pertemuan mereka. Ia berharap Palestina bisa benar-benar merdeka dalam kunjungan Pangeran William selanjutnya.

“Pesan saya malam ini, Palestina tidak pernah dilupakan. Saya berharap dengan berada di sini, saya lebih mampu memahami tantangan yang Anda hadapi. Persahabatan dan saling menghormati antara orang-orang Palestina dan Inggris akan tumbuh lebih kuat,” kata Pangeran William seperti dilansir The Guardian, Rabu, (27/6).

Pangeran William di Ramallah (Anadolu)

Abbas menegaskan kembali komitmen penuh untuk mencapai perdamaian yang abadi dan penuh didasarkan pada solusi dua negara di mana Palestina hidup berdampingan dengan Israel. Dengan keduanya mengawasi perdamaian dan keamanan.

“Saya berharap ini tidak akan menjadi kunjungan terakhir Anda. Pada saat Anda berkunjung kembali, Palestina sudah memiliki kemerdekaan penuh,” kata Abbas kepada Pangeran William.

William juga berharap segera ada perdamaian bagi Palestina dan Israel. “Saya sangat senang kedua negara bekerja begitu erat bersama-sama,” ujarnya.

Kemudian puluhan pria muda bersorak dan bertepuk tangan dan mengambil foto-foto Pangeran William mengunjungi di kamp pengungsi yang dibuka sejak Perang Arab-Israel 1948. Di Palestina tingkat pengangguran tinggi dan bentrokan antar warga Palestina dan pemukim Israel sering terjadi.

William di sana makan hummus dan hidangan lokal lainnya. Ia juga mengunjungi sebuah sekolah dan klinik yang dijalankan oleh UNWRA, program bantuan PBB yang membantu pengungsi Palestina.

(met/JPC)