Pangdivif 2 Tutup Gelaran Cobra Paragliding Open

KOTA BATU – Efwelin Agus Aruldais dari Kota Batu tampil sebagai juara I Cobra Paragliding Open Champion yang berakhir kemarin (23/6). Event yang dihelat Batalyon Yoniv Kesehatan (Yonkes) II Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad itu diikuti 92 peserta dan digelar sejak Jumat (21/6).

Sebelum upacara penutupan kejuaraan kemarin, istri Panglima Divif 2 Kostrad Singosari Nuriayani sempat menjajal adrenalinnya dengan terbang tandem selama 30 menit. ”Ya, luar biasa sekali. Ini kali kedua saya terbang tandem. Ya, tadi (kemarin) sama Bapak juga. Memang saya saya sudah tidak terlalu takut,” terang Nuriyani. Saat terbang, dia mengaku menikmati eksotisnya Kota Batu dari atas ketinggian. Bahkan, dia bertekad suatu saat akan menjajal terbang sendiri.

Sementara itu, Panglima Divif 2 Kostrad Singosari Mayjen TNI Tri Yuniarto SAP MSi MTr (Han) berharap muncul bibit-bibit atlet baru bermental juara dari event yang diikuti 92 peserta dari berbagai daerah tersebut. ”Alhamdulillah, kejuaraan ini berjalan lancar. Ke depan kami akan terus bekerja sama dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan Persatuan Gantolle dan Paralayang Indonesia (PGPI) yang selalu siap men-support,” kata Tri.

Lulusan terbaik Akmil angkatan tahun 1989 ini menambahkan, dia bangga dengan munculnya antusiasme peserta dari yang masih berusia 14–25 tahun. ”Memang ini (kejuaraan, Red) yang kali pertama karena bertepatan dengan HUT ke-58 Divisi Infanteri (Divif) 2/Kostrad. Kenapa dipilih paralayang karena para atlet ini sangat perlu di-support,” imbuh perwira yang pernah menjabat direktur Bidang Pembinaan Kemampuan Teritorial (Dirbinpuanter) Pusterad itu.

Tampil sebagai juara I, Efwelin Agus Aruldais, atlet asal Kota Batu, meraih nilai akurasi 24. Untuk juara II, ada Ryan Agustian, atlet asal Kota Malang, dengan nilai 51. Sementara juara III dibawa pulang Gege Iman dengan angka akurasi 67.



”Saya ucapkan selamat kepada para pemenang, terus berlatih dan menambah jam terbang. Bagi yang belum beruntung, kalah menang sudah menjadi hal yang biasa. Tetap semangat bagi adik-adik,” pungkasnya.

Pewarta : Miftahul Huda
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Ahmad Yani
Fotografer : Muifathul Huda