Pancaroba, Bencana Ini Bisa Terjadi di Kota Malang

KOTA MALANG – Sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Malang Raya tengah memasuki fase peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Apa saja dampaknya?

Di Kota Batu misalnya, peralihan atau pancaroba ditandai dengan terjadinya bencana angin puting beliung.

Tapi, analis bencana dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Malang Mahfuzi memprediksi bencana serupa tidak akan terjadi di Kota Malang.

“Karena konturnya di Kota Malang relatif datar. Jadi perbedaan suhu yang mengakibatkan angin puting beliung itu kemungkinan tidak akan terjadi,” kata dia.

Mahfuzi menjelaskan, kemungkinan yang akan terjadi di kota Malang pada saat pancaroba ialah hujan deras yang disertai angin kencang, juga petir.

Hal itu kata Mahfuzi karena kontur daerah di kota Malang ini tidak terlalu berbeda atau relatif sama.

“Kalau musim pancaroba ini memang selalu ada bencana karena climate change. Entah itu angin puting beliung atau banjir. Tapi, kalau suhu itu antar ketinggian daerah relatif sama, suhunya tidak terlalu ekstrem perbedaanya, kemungkinan terjadinya bencana ya angin kencang saat hujan,” tuturnya.

Prediksinya, hujan disertai angin kencang akan terjadi di Kota Malang pada rentang bulan Januari – Februari.

“Melihat tahun kemarin itu ya terjadi pada Januari atau Februari. Tahun lalu, hujan disertai angin kencang sanggup menumbangkan beberapa pohon, ” ujarnya.

Untuk itu, ia menyarankan warga Malang agar meningkatkan kewaspadaan pada beberapa bulan ke depan.

“Karena terjadinya bisa kapan saja. Jadi kalau semakin deras hujannya akhir-akhir ini, potensi angin kencang makin besar,” kata dia.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor :Indra M