Palestina Dalam Bahaya, Adara: Trump Makin Menggila!

Adara Relief International

Tak hanya itu, kesucian Al-Aqsa juga terdona oleh kebijakan kontroversial Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Ketua Adara Relief Internasional, Nurjanah Hulwaini mengatakan, pemindahan tersebut merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB Tahun 1980. Yakni terkait larangan bagi setiap negara menggelar misi diplomatik di Yerusalem.

“Trump juga melanggar resolusi yang terbit tahun 1967 mengenai status akhir Yerusalem harus diputuskan lewat negosiasi langsung Palestina dan Israel juga masih berlaku,” kata Nurjanah kepada RADAR MALANG ONLINE, Senin (14/5).

“Kepindahan tersebut juga ditentang 128 negara dalam voting yang dilakukan di Majelis Umum PBB pada 21 Desember 2017. Trump makin menggila,” lanjutnya.

Nurjanah mengungkapkan, Trump dan Zionis Israel sejatinya sudah melakukan tiga penodaan di Al-Quds. Dan itu, lanjut dia, bakal terus dilakukan.

Yakni menjadikan Al-Quds sebagai Ibu Kota Israel, mempersiapkan peresmian kedutaan Amerika di Kota Al-Quds yang disucikan Allah, dimana terletak Masjid Al-Aqsa yang diberkahi.

“Hari ini (kemarin) bangsa Yahudi menodai Al-Aqsa untuk memperingati hari suksesnya mereka mengusir 85.000 warga Palestina di hari penderitaan atau Nakbah pada 15 Mei 1948,” tegas Nurjanah.

Nurjanah mengimbau kepada seluruh kaum muslim di dunia, khususnya Indonesia, untuk peduli serta menyebarluaskan apa yang terjadi di Al-Quds, Gaza, dan Palestina.

“Kami mengajak umat Islam dan umat manusia di dunia yang peduli pada kemanusiaan untuk senantiasa membela dan mengabarkan apa sesungguhnya yang terjadi di

Palestina,” ungkapnya.

Dia juga berpesan agar kaum muslim menghimpun donasi bagi Palestina serta terus-menerus mendoakan agar makar Trump dan zionis Israel akan dikalahkan dengan makar Allah SWT.

“Jangan biarkan Palestina berjuang sendiri, karena apa yang mereka perjuangkan adalah

tugas dan perjuangan kita juga. Minimal dengan doa-doa yang kita panjatkan bagi mereka,” pungkasnya.


(mam/JPC)