Pakai Mobil Dinas, Bawaslu Sidangkan Wakil Ketua DPRD Gunungkidul

JawaPos.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Ngadiyono disidang oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIJ pada Selasa (11/12). Persidangan tersebut atas tindakannya yang memakai mobil dinas saat menghadiri acara kampanye Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

“Ini sidang pertama, agendanya membaca materi temuan. Kemudian juga pernyataan tanggapan dari terlapor,” kata Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran, Bawaslu DIJ, Sri Rahayu Werdaningsih, di kantornya Selasa (11/12).

Dikatakannya, tuntutan dari pelapor yaitu Bawaslu Kabupaten Sleman supaya memberikan teguran tertulis terhadap terlapor. Ngadiyono, lanjutnya, dalam kasus ini masih diberikan toleransi. “Karena yang bersangkutan baru melakukan pelanggaran sekali, Bawaslu Sleman masih memberikan toleransi. Tapi kalau di lain waktu kembali mengulangi, maka akan disanksi lebih berat,” katanya.

Sementara itu, Ngadiyono berdalih tidak mengetahui apabila kegiatan yang dihadiri oleh Prabowo Subianto itu merupakan kampanye. “Kalau pengertian saya, itu acara silaturahmi,” katanya usai mengikuti sidang.

Ia juga mengaku, berdasar PP Nomor 18 mobil dinas DPRD sifatnya melekat. Untuk itulah, digunakannya setiap kegiatan yang dilakukan. “Saya tidak mengakui bersalah, karena sesuai PP nomor 18 kendaraan dinas itu melekat,” ucapnya.

Sebelumnya, seorang anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Ngadiyono diduga melanggar administrasi. Karena memakai mobil dinas saat kampanye Prabowo di sebuah hotel yang ada di Sleman.

Ia juga dilaporkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman ke Polda DIJ, Senin (3/12). Selain membawa mobil dinas juga diduga menghina pentugas dari Bawaslu Sleman. Penghinaan itu dengan mengeluarkan kata berupa ‘prett’, dan memakai pantatnya menunjukkan membawa mobil dinas berplat merah.

(dho/JPC)