PAK, Wacanakan Pendirian SMP Baru

KOTA BATU – Beberapa hal yang mendesak versi Pemkot Batu tengah diusulkan dalam agenda perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini. Sejumlah poinnya diketahui dari hasil rapat paripurna, Rabu (21/8) lalu.

Disampaikan langsung oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, diketahui ada wacana pendirian SMP negeri di Kecamatan Junrejo. Usulan tersebut didasarkan Pemkot Batu dari agenda Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, yang banyak dikeluhkan masyarakat lantaran kurangnya jumlah rombongan belajar.

”Belajar dari (PPDB) itu sepertinya sangat perlu dilakukan penambahan sekolah baru,” kata Dewanti. Usulan lainnya berkaitan dengan sarana prasarana penunjang bidang pendidikan.

”Sekarang kan untuk ujian nasional itu menggunakan komputer semua, serba online. Nah, kami belum seluruhnya mencukupi. Untuk itu kami desak kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera merespons,” sambungnya.

Menanggapi sejumlah usulan tersebut, Ketua Fraksi Partai Gerindra Kota Batu Heli Suyanto memiliki sejumlah pandangan. Salah satu yang disorot olehnya yakni rencana pembangunan SMP Negeri baru di Kecamatan Junrejo. ”(Wacana) ini kan sempat kontroversi.



Nah, sekarang kok tiba-tiba muncul di usulan Bu Wali. Ada apa?” kata dia. Secara umum, Heli tidak menampik jika memang pengadaan SMP baru memang diperlukan. Namun, dia berharap ada kajian yang mendalam dari OPD terkait, khususnya tentang dampak pengadaan tersebut.

”Ya bagaimana juga dengan mereka sekolah-sekolah swasta, sekarang saja informasinya (mereka) kesulitan mencari murid.

Itu kan juga patut menjadi pertimbangan,” bebernya. Terpisah, Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP-MTs Swasta Kota Batu Takim, mengaku keberatan dengan usulan pengadaan SMP Negeri baru di Kota Batu.

Dia menilai bila keputusan itu terlalu dini. Harusnya Dinas Pendidikan Kota Batu bisa memberikan solusi terkait banyaknya sekolah swasta yang masih kekurangan murid.

”Bulan Mei lalu kami sempat adakan hearing. Kalau sekarang muncul di PAK ya kami angkat tangan. Biar yayasan saja yang turun menangani,” kata dia.

Seruan agar pemkot mempertimbangkan dengan benar usulan-usulan dalam PAK juga disampaikan Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo. Menurut dia, ada beberapa OPD yang mengajukan pengadaan mobil dinas baru.

Bila ditotal, pengadaannya berjumlah 12 unit. Beberapa OPD yang mengajukan yakni dinas kesehatan dan Satpol PP. Secara umum, Cahyo mendukung bila pengadaan itu di-plot untuk menunjang mobilitas petugas di lapangan.

Hanya saja, dia juga berharap OPD yang bersangkutan turut menunjukkan prestasi-prestasinya. ”Lah percuma pengadaan kendaraan dinas tapi minim prestasi. Lebih baik dialokasikan ke bentuk lain,” kata dia.

Dengan dasar itu, dia berharap ada bahan kajian dari Pemkot Batu yang turut disertakan. Sehingga pihaknya bisa memahami beberapa usulan yang penting di-ACC. ”Tidak semuanya kami setujui, termasuk usulan kendaraan operasional sekretaris dewan (sekwan) kami coret,” tutup Cahyo. 

Pewarta : Miftahul Huda
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya