Pagi Ini, Mulai Rekayasa Lalin Karanglo

KABUPATEN – Rekayasa lalu lintas (lalin) akibat pembangunan underpass (jalan bawah tanah) di simpang empat Karanglo (Singosari, Kabupaten Malang) mulai diterapkan pagi ini (22/1). Kendaraan dari arah Surabaya ke Malang yang sebelumnya bisa lurus, kini harus melewati frontage sisi timur. Sedangkan kendaraan dari arah Kota Batu yang menuju Kota Malang diarahkan melewati jalan nasional Surabaya–Malang melalui sistem contraflow (selengkapnya baca grafis).

Sesuai informasi yang diumumkan PT Jasa Marga Pandaan–Malang, rekayasa lalin itu mulai berlaku pukul 00.00 tadi malam. Arus lalu lintas di kawasan tersebut diduga bakal macet. Sebab, kecepatan maksimal kendaraan hanya 20 kilometer per jam.

PT Jasa Marga Pandaan–Malang mengimbau kendaraan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Imbauan itu guna meminimalisasi kemacetan. ”Kami imbau kendaraan kecil melintasi jalur alternatif saja,” bunyi pengumuman yang disebar melalui aplikasi WhatsApp itu.

Direktur Teknik (Dirtek) PT Jasa Marga Pandaan–Malang Siswantono menyatakan, rekayasa lalin diterapkan karena pengeboran sisi timur ruas jalan rampung. Setelah dicor, frontage sisi timur bisa dilintasi kendaraan sehingga mulai diterapkan rekayasa lalin.

Kini pihaknya mulai melakukan pengeboran sisi barat. Dia memperkirakan, pengeboran sisi barat membutuhkan waktu dua minggu, lalu dilanjutkan pengeboran sisi tengah ruas jalan. ”Kurang lebih dua bulan rekayasa lalu lintas ini diberlakukan,” ujar Siswantono kemarin (21/1).



Total pembangunan underpass diperkirakan membutuhkan waktu empat bulan. Namun, mulai digarap sejak awal Januari 2019. Proyek yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 80 miliar itu dibangun untuk mengantisipasi kemacetan setelah tol Malang–Pandaan (Mapan) dioperasionalkan.

PT Jasa Marga Pandaan–Malang sudah menargetkan, tol sepanjang 38 kilometer dari Pandaan hingga Cemorokandang (Kota Malang) itu tuntas Juni 2019. Diduga, akses kendaraan dari exit tol Karanglo lancar sehingga berpotensi ada penumpukan di simpang empat Karanglo. Untuk mengantisipasinya, dibangun underpass.

Sementara itu, Kasi Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang Fery Ardianto membenarkan adanya pengumuman rekayasa lalin dari PT Jasa Marga. Namun, ada percepatan dari jadwal semula. ”Awalnya mulai pukul 00.00. Tapi, dimajukan tiga jam sehingga mulai diberlakukan sejak Senin (21/1) pukul 21.00,” kata Fery.

Pewarta               : Imron
Copy Editor          : Dwi Lindawati
Penyunting           : Mahmudan