Pagari Konate Musim Depan

MALANG KOTA – Nama Makan Konate besar kemungkinan masih berkostum Arema FC musim depan. Manajemen Arema telah pasang barikade agar pemain asal Mali ini tidak lari ke klub lain.

Pertimbangannya, dari banyak sisi, teknis dan nonteknis, Konate dianggap sangat layak untuk dipertahankan. So, sebelum digoda tim lain, Arema FC segera sodori kontrak. ”Kebijakan dari manajemen Arema itu, Konate termasuk rencana kami musim depan,” terang General Manager Arema FC Ruddy Widodo kemarin.

Rudy menyebut, performa tim musim ini kurang memuaskan. Target minimal yang diharapkan tidak tercapai. Seperti seri di kandang dan kerap kalah di luar kandang.

Padahal, target manajemen, Arema FC wajib menang di kandang dan seri di laga away. Dari 16 laga kandang, hanya 11 laga yang menang. Target juara pun mbeleset. Kini Arema berada di peringkat 6 dengan koleksi 43 poin.

Mengacu pada hasil itu, menurut Ruddy, Arema butuh pemain serbabisa seperti Konate. Naluri golnya juga tinggi. Sehingga perannya begitu vital di tim.

Sementara Konate menjadi gelandang tersubur Arema FC dengan koleksi 16 gol. Melebihi jumlah gol para striker seperti Sylvano Comvalius, Ahmad Nur Hardianto maupun Dedik Setiawan.

Namun, mempertahankan Konate tidak mudah. Menurut Ruddy Widodo, ada sejumlah klub yang mengincarnya. Tapi dia berjanji urusan masa depan Konate tuntas sebelum kompetisi Liga 1 2019 ini berakhir.

Untungnya, Konate mengaku masih betah di tim berjuluk Singo Edan ini. ”Konate saya tanya ingin tetap stay di sini. Tapi tidak menutup kemungkinan banyak klub lain yang juga mengincar,” terang pria asal Madiun itu.

Sementara itu, saat ditanya terkait masa depannya, pemain yang pernah berseragam PSPS dan Barito Putera ini mengaku betah tinggal di Malang. ”Prioritas saat ini tetap di Arema FC,” tutur dia.

Baginya, Arema FC sudah layaknya rumah kedua untuk pesepak bola berpaspor Mali tersebut. Sebab, lingkungan-lingkungan sekitar sangat baik kepadanya. Entah itu suporter, masyarakat, sampai dengan wartawan.

Pewarta : Galih Prasetya
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Abdul Muntholib