Pacu Kualitas Lulusan Magister dan Doktor, FEB UB Datangkan Profesor dari Malaysia

KOTA MALANG – Research mahasiswa magister dan doktor harusnya punya impact di kehidupan. Namun faktanya, banyak hasil research yang dibuat hanya untuk syarat lulus saja.

Berbekal permasalahan tersebut, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB) menggelar program three in one. Di program tersebut, mahasiswa akan diajar profesor luar negeri, dosen praktisi, dan dosen internal.

“Hari ini (9/10) kita gelar visiting profesor setelah sebelumnya ada praktisi dari Astra. Ada kurang lebuh 58 mahasiswa S2 dan S3 hari ini yang terlibat,” ujar Ketua Three in One Program, Risca Fitri Ayuni, SE, MM, MBA, CMA di Gedung A Lantai 3 FEB UB.

Profesor yang didatangkan kali ini berasal dari Universiti Malaysia Pahang yaitu Dr Yudi Fernando. Tak sembarangan, profesor ini termasuk Top Ten Author Google Scholar in Supply Chain Management Fields.

Pria asal Padang, Sumatera itu membimbing puluhan mahasiswa bagaimana cara membuat research yang layak diakui internasional. Yang tak sekadar riset tapi bisa diterapkan rill salah satunya di sektor pemerintahan.



“Langkah awal, saya mengajak mahasiswa agar terbiasa membaca jurnal berbahasa Inggris. Jangan yang sudah terjemahan, selain mahal juga rawan miss understand,” jelasnya.

Mahasiswa juga harus memahami alat dan metode yang digunakan. Bagian terpenting ini bila terlewat akan berakibat fatal. Akibatnya, research akan sekadar hasil penelitian ‘nyampah’ kata-kata saja.

“Inilah yang harus dilatih terus. Nanti kalau sudah memenuhi syarat itu, kemungkinan bisa jurnal itu terbit di situs internasional. Dan bisa meningkatkan ranking perguruan tinggi dunia juga loh,” tandasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia