Pabrik Arang Terbakar, Api Diduga Berasal Dari Ruang Produksi








JawaPos.com – Api yang membakar bangunan pabrik milik CV Sun World Charcoal, di Jalan Karet nomor 55-57 masih membara hingga 22.30 WIB, Selasa (23/10) malam. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya masih terus berupaya memadamkan api.







Sekira 30 menit kemudian, petugas akhirnya mampu menguasai api. Petugas berhasil menyelamatkan 60 persen dari total seluruh kondisi bangunan pabrik. Meski demikian, petugas masih memadamkan bara api pada beberapa bungkus arang. 







Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, petugas juga masih melakukan pembasahan di area bangunan yang belum tersambar api. Petugas melakukan pembasahan searah jarum jam untuk mencegah rembetan api. 



Petugas damkar tengah berupaya memadankan api. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)







Namun, Irvan mengatakan, belum dapat mengidentifikasi penyebab kebakaran. Hanya, dirinya menduga titik api berasal dari ruang produksi briket. Titik api tersebut, lanjutnya, berasal dari sebuah kompresor besar yang berada di dalam ruangan produksi. 







“Masih kami lakukan pembasahan. Tapi api pokok sudah padam. Tapi kami agak kesulitan karena pabrik ini memproduksi arang. Jadi, istilahnya ini mawa (bara api),” kata Irvan di lokasi kejadian, Selasa (23/10). 







Ditanya soal korban jiwa, Irvan menyatakan tidak ada korban luka maupun tewas. Meski, dia membenarkan jika ada sekitar 10 karyawan yang awalnya mencoba untuk memadamkan api secara swadaya. 








“Tapi, mereka nggak mampu. Akhirnya, mereka mengontak nomor telepon darurat 112. Kami datang sekitar pukul 21.35 WIB, api sudah membesar dan membakar 40 persen bagian bangunan,” kata Irvan.








(HDR/JPC)