Optimalkan Potensi Singkong, Disnaker Kabupaten Malang Ajak Masyarakat Olah Singkong Jadi Komoditi Mahal

Disnaker Kabupaten Malang kembangkan singkong

MALANG – Selama ini, singkong dianggap sebagai makanan yang murah. Walaupun begitu, Singkong sejatinya adalah bahan dasar dari Tepung mokaf, tepung yang diyakini lebih sehat karena gluten free dengan harga jual yang fantastis yakni Rp 14 ribu setiap 500 gram.

Berkaca akan hal ini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang menggelar pelatihan pembuatan tepung mokaf. Tepung yang terbuat dari singkong yang sudah dikeringkan, diperkaya enzim dan dihaluskan ini membutuhkan tiga kilogram singkong basah kualitas bagus untuk bisa menghasilkan 0,75 kilogram mokaf.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas (Lattas) Disnaker Kabupaten Malang, Mochamad Yekti Pracoyo menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan life skill masyarakat di kawasan penghasil singkong itu sendiri, dalam hal ini warga Sukowilangun, Kalipare, Kabupaten Malang.

“Dengan meningkatkan nilai jual dari singkong, diharapkan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Selain itu, juga bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan,” paparnya.

Yekti juga berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat secara luas bagi masyarakat. Sekaligus mampu memberdayakan warga Sukowilangun. Pelatihan yang mengundang praktisi sebagai pemateri oleh Disnaker semacam ini akan digelar selama enam hari, terhitung sejak kemarin, (22/7).



Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Disnaker Kabupaten Malang