25.9 C
Malang
Rabu, Februari 28, 2024

Cara Menghindari Penipuan Tiket Konser

RADAR MALANG – Indonesia akhir-akhir ini kebanjiran konser musisi asing. Musisi dari benua Eropa, dari Korea atau dari Amerika mulai berdatangan seiring meredahnya pandemi covid dan mulai stabilnya keamanan di Indonesia. Dunia hiburan tanah air seperti bangkit dari kematian dikarenakan pandemi dan situasi kemanan yang sebelumnya tidak memungkinkan konser musik untuk diselenggarakan.

Animo masyarakat untuk menonton konser musik musisi kesayangannya yang begitu besar sudah tidak memungkinkan untuk melakukan penjualan tiket secara langsung di venue dimana konser diadakan. Jumlah penonton yang dibatasi 80 persen dari kapasitas venue tidak sebanding dengan jumlah calon penonton yang bisa hadir di venue untuk mengantri membeli tiket.

Selain masalah keamanan dan keselamatan calon pembeli tiket, efisiensi waktu pelayanan pembelian tiket on the spot menjadikan pihak panitia merubah transaksi pembelian tiket dengan melalui situs-situs website yang ditunjuk resmi. Para calon pembeli tiket tidak perlu lagi berdesakan dan mengantri berjam-jam di lokasi acara, tetapi cukup melakukan pembelian tiket melalui website resmi tersebut.

Pembelian tiket melalui website resmi juga tidak selalu menjamin calon pembeli untuk mendapatkan tiket yang diinginkannya. Kuota tiket terbatas, akses internet yang tidak lancar dan batas waktu pembelian menyebabkan munculnya war tiket dari calon-calon pembeli, yang pada akhirnya calon-calon pembeli akan mencari website-website lain yang mampu melayani pembelian tiket melalui jastip (jasa titip).

Pembelian tiket melalui jastip tidak selalu aman. Beberapa kasus pembelian tiket melalui jastip berujung munculnya kasus penipuan dan pelaporan ke pihak kepolisian dikarenakan para calon pembeli ditipu dan tidak pernah mendapatkan tiket konser yang diinginkan meskipun sudah melakukan transfer uang ke rekening jastip tersebut. Maka, berikut adalah cara menghindari penipuan tiket konser.

Cara Menghindari Penipuan Tiket Konser
  1. Pastikan akun jastip trusted.

Untuk memeriksa akun jastip bisa dipercaya atau tidak, kita bisa melihat pengikut dari akun tersebut. Bisa saja akun tersebut hanya membeli followers dan berisi akun-akun palsu. Sebab jika bicara unggahan sorotan di Instagram, setiap akun bisa saja membuatnya, tetapi ciri yang paling bisa diwaspadai adalah dari para followers-nya.

  1. Jangan ragu bertanya
Baca Juga:  Catatan Akhir Pekan: Pemimpin dan Keputusan

Jangan ragu bertanya kepada jastiper melalui DM. Tanya apakah mereka benar-benar trusted atau tidak. Pastikan untuk mencari tahu dan bertanya ke orang yang memiliki pengalaman dalam bertransaksi melalui jastip. Perhatikan baik-baik URL situs web untuk memastikan tidak ada sedikit kesalahan ejaan, karena penipu biasanya suka membuat situs web yang mirip dengan nama domain bisnis terkenal sehingga mungkin sulit untuk mengetahuinya. Meski begitu, ada kalanya beberapa orang kehabisan tiket dari penyedia resmi. Maka, jalan satu-satunya yang bisa ditempuh adalah membelinya dari orang ketiga. Jika terpaksa membeli dari perorangan, maka harus mengonfirmasi pemilik dan penjual tiket adalah orang yang sama.

Pastikan untuk mengantongi KTP atau identitas pribadi penjual. Pastikan juga KTP dan nama pemilik tiket sama ya. Patut curiga apabila penjual tak mau mengirim foto KTP atau identitas yang tertera di tiket konser berbeda.

  1. Perhatikan metode pembayaran

Konsumen juga bisa menannyakan metode pembayarannya, apakah penuh ke jastiper atau hahya memberi virtual account (VA). Cara menghindari penipuan tiket konser yang bisa dilakukan selain membeli langsung di tempat, maka bisa melakukan pembelian online dengan kartu kredit. Hal ini membantu untuk membantah tuduhan penipuan, dan memiliki peluang lebih baik untuk mendapatkan uang kembali.

  1. Periksa tempat duduk

Cara menghindari penipuan tiket konser selanjutnya, yaitu dengan periksa kembali tempat duduk yang dipilih. Meski pembelian tiket yang dilakukan secara online, namun mengecek tempat duduk kala konser berlangsung menjadi hal yang penting.

  1. Periksa sumber

Cara menghindari penipuan tiket konser selanjutnya, sebelum membeli tiket dari vendor atau situs yang tidak dikenal, maka bisa melakukan pemeriksaan serta verified untuk memastikan keasliannya tiket yang diperoleh.

  1. Periksa kembali semua informasi yang tersedia
Baca Juga:  Supervisi Pembelajaran Hybrid Learning SMAN 4 Malang

Cara menghindari penipuan tiket konser salah satunya adalah, sebelum membeli tiket, pastikan semua informasi yang diberikan penjual sesuai dengan informasi acara resmi. Baik itu tanggal dan tempat konser akan berlangsung, serta pastikan semua poin informasi yang diinginkan tersedia.

  1. Hindari mencari tiket dalam waktu dekat dengan hari H

Cara menghindari penipuan tiket konser yang bisa dilakukan, yaitu menghindari pembelian tiket dalam waktu dekat dengan hari H. Umumnya hal ini menjadi salah satu penyebab, adanya penipuan tiket konser. Ketika kemungkinan akan kehabisan tiket lebih besar, maka sebagai pembeli akan membeli tiket dengan harga yang lebih mahal.

  1. Minta Bukti Foto Tiket & Pembayaran Sah Dari Penjual

Jika sudah yakin nama KTP dan penjual tiket sama, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah meminta foto tiket dan bukti pembayaran yang sah. Pastikan, membeli tiket dari mereka yang mengantongi tiket resmi. Bisa juga mengecek keaslian tiket konser lewat beberapa website resmi yang tersedia.

  1. Cari Tahu Informasi Valid Seputar Harga, Venue & Tanggal Konser

Informasi dasar semacam ini bisa menghindarkan Anda dari kasus penipuan tiket. Pasalnya, tak jarang para calo bodong menjual tiket konser lebih murah bahkan lebih mahal dari harga resminya.

  1. Pastikan Keaslian Tiket

Usai menerima tiket dari pihak ketiga, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah memastikan keaslian tiket. Pasalnya, hal ini dapat menimbulkan masalah yaitu tidak bisa memasuki venue konser bila tiket yang dipegang memiliki kode atau barcode palsu.(jprm2)

Identitas Penulis

Nama : Esti Aurachma Triandini
Fakultas : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga
Jurusan : Bahasa dan Sastra Inggris

RADAR MALANG – Indonesia akhir-akhir ini kebanjiran konser musisi asing. Musisi dari benua Eropa, dari Korea atau dari Amerika mulai berdatangan seiring meredahnya pandemi covid dan mulai stabilnya keamanan di Indonesia. Dunia hiburan tanah air seperti bangkit dari kematian dikarenakan pandemi dan situasi kemanan yang sebelumnya tidak memungkinkan konser musik untuk diselenggarakan.

Animo masyarakat untuk menonton konser musik musisi kesayangannya yang begitu besar sudah tidak memungkinkan untuk melakukan penjualan tiket secara langsung di venue dimana konser diadakan. Jumlah penonton yang dibatasi 80 persen dari kapasitas venue tidak sebanding dengan jumlah calon penonton yang bisa hadir di venue untuk mengantri membeli tiket.

Selain masalah keamanan dan keselamatan calon pembeli tiket, efisiensi waktu pelayanan pembelian tiket on the spot menjadikan pihak panitia merubah transaksi pembelian tiket dengan melalui situs-situs website yang ditunjuk resmi. Para calon pembeli tiket tidak perlu lagi berdesakan dan mengantri berjam-jam di lokasi acara, tetapi cukup melakukan pembelian tiket melalui website resmi tersebut.

Pembelian tiket melalui website resmi juga tidak selalu menjamin calon pembeli untuk mendapatkan tiket yang diinginkannya. Kuota tiket terbatas, akses internet yang tidak lancar dan batas waktu pembelian menyebabkan munculnya war tiket dari calon-calon pembeli, yang pada akhirnya calon-calon pembeli akan mencari website-website lain yang mampu melayani pembelian tiket melalui jastip (jasa titip).

Pembelian tiket melalui jastip tidak selalu aman. Beberapa kasus pembelian tiket melalui jastip berujung munculnya kasus penipuan dan pelaporan ke pihak kepolisian dikarenakan para calon pembeli ditipu dan tidak pernah mendapatkan tiket konser yang diinginkan meskipun sudah melakukan transfer uang ke rekening jastip tersebut. Maka, berikut adalah cara menghindari penipuan tiket konser.

Cara Menghindari Penipuan Tiket Konser
  1. Pastikan akun jastip trusted.

Untuk memeriksa akun jastip bisa dipercaya atau tidak, kita bisa melihat pengikut dari akun tersebut. Bisa saja akun tersebut hanya membeli followers dan berisi akun-akun palsu. Sebab jika bicara unggahan sorotan di Instagram, setiap akun bisa saja membuatnya, tetapi ciri yang paling bisa diwaspadai adalah dari para followers-nya.

  1. Jangan ragu bertanya
Baca Juga:  ”Ayat-Ayat” Pandemi sejak Tahun 541 M

Jangan ragu bertanya kepada jastiper melalui DM. Tanya apakah mereka benar-benar trusted atau tidak. Pastikan untuk mencari tahu dan bertanya ke orang yang memiliki pengalaman dalam bertransaksi melalui jastip. Perhatikan baik-baik URL situs web untuk memastikan tidak ada sedikit kesalahan ejaan, karena penipu biasanya suka membuat situs web yang mirip dengan nama domain bisnis terkenal sehingga mungkin sulit untuk mengetahuinya. Meski begitu, ada kalanya beberapa orang kehabisan tiket dari penyedia resmi. Maka, jalan satu-satunya yang bisa ditempuh adalah membelinya dari orang ketiga. Jika terpaksa membeli dari perorangan, maka harus mengonfirmasi pemilik dan penjual tiket adalah orang yang sama.

Pastikan untuk mengantongi KTP atau identitas pribadi penjual. Pastikan juga KTP dan nama pemilik tiket sama ya. Patut curiga apabila penjual tak mau mengirim foto KTP atau identitas yang tertera di tiket konser berbeda.

  1. Perhatikan metode pembayaran

Konsumen juga bisa menannyakan metode pembayarannya, apakah penuh ke jastiper atau hahya memberi virtual account (VA). Cara menghindari penipuan tiket konser yang bisa dilakukan selain membeli langsung di tempat, maka bisa melakukan pembelian online dengan kartu kredit. Hal ini membantu untuk membantah tuduhan penipuan, dan memiliki peluang lebih baik untuk mendapatkan uang kembali.

  1. Periksa tempat duduk

Cara menghindari penipuan tiket konser selanjutnya, yaitu dengan periksa kembali tempat duduk yang dipilih. Meski pembelian tiket yang dilakukan secara online, namun mengecek tempat duduk kala konser berlangsung menjadi hal yang penting.

  1. Periksa sumber

Cara menghindari penipuan tiket konser selanjutnya, sebelum membeli tiket dari vendor atau situs yang tidak dikenal, maka bisa melakukan pemeriksaan serta verified untuk memastikan keasliannya tiket yang diperoleh.

  1. Periksa kembali semua informasi yang tersedia
Baca Juga:  Imun (Tainment)

Cara menghindari penipuan tiket konser salah satunya adalah, sebelum membeli tiket, pastikan semua informasi yang diberikan penjual sesuai dengan informasi acara resmi. Baik itu tanggal dan tempat konser akan berlangsung, serta pastikan semua poin informasi yang diinginkan tersedia.

  1. Hindari mencari tiket dalam waktu dekat dengan hari H

Cara menghindari penipuan tiket konser yang bisa dilakukan, yaitu menghindari pembelian tiket dalam waktu dekat dengan hari H. Umumnya hal ini menjadi salah satu penyebab, adanya penipuan tiket konser. Ketika kemungkinan akan kehabisan tiket lebih besar, maka sebagai pembeli akan membeli tiket dengan harga yang lebih mahal.

  1. Minta Bukti Foto Tiket & Pembayaran Sah Dari Penjual

Jika sudah yakin nama KTP dan penjual tiket sama, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah meminta foto tiket dan bukti pembayaran yang sah. Pastikan, membeli tiket dari mereka yang mengantongi tiket resmi. Bisa juga mengecek keaslian tiket konser lewat beberapa website resmi yang tersedia.

  1. Cari Tahu Informasi Valid Seputar Harga, Venue & Tanggal Konser

Informasi dasar semacam ini bisa menghindarkan Anda dari kasus penipuan tiket. Pasalnya, tak jarang para calo bodong menjual tiket konser lebih murah bahkan lebih mahal dari harga resminya.

  1. Pastikan Keaslian Tiket

Usai menerima tiket dari pihak ketiga, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah memastikan keaslian tiket. Pasalnya, hal ini dapat menimbulkan masalah yaitu tidak bisa memasuki venue konser bila tiket yang dipegang memiliki kode atau barcode palsu.(jprm2)

Identitas Penulis

Nama : Esti Aurachma Triandini
Fakultas : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga
Jurusan : Bahasa dan Sastra Inggris

Artikel Terkait

Kepincangan Layanan Pendidikan

ChatGPT, I, Robot dan Anak Cak Nun

Jaring Pengaman Antibunuh Diri

Pudarnya Wisata Kuliner Payung

Bayi, Lansia, dan Pejabat

Terpopuler

Artikel Terbaru

/