25 C
Malang
Senin, Februari 12, 2024

Fokus Lawan Borneo Lagi

MALANG KOTA- Euforia juara di ajang Piala Presiden 2022 rupanya tidak bisa dinikmati lama para pemain Arema FC. Kemarin (19/7) di Lapangan Tirtomoyo, Singosari, Kabupaten Malang, Jhon Alfarizi dan kawan-kawan sudah menggeber latihan kembali. Ini menjadi hal cukup menarik lantaran sebelum-sebelumnya usai juara tim pasti diberikan waktu libur.

Tidak banyak waktu untuk berlibur bukanlah tanpa alasan. Itu terjadi lantaran mereka akan segera menjalani laga perdana di BRI Liga 1. Di mana dijadwalkan pada Minggu mendatang (24/7) mereka akan menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda.

Menurut Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida saat ini tim harus bisa memaksimalkan waktu yang ada sebaik mungkin. Tujuannya adalah bisa mendapatkan hasil yang bagus saat memulai kompetisi mendatang. “Kami tidak boleh berubah. Tim harus terus bekerja keras sekalipun mendapatkan trofi sebelumnya,”jelas pelatih asal Portugal tersebut.

Sebab, dinilainya Piala Presiden merupakan bagian dari program tim untuk mempersiapkan diri setelah Liga 1 musil lalu berakhir. Alhasil, memang tim boleh berhenti terlalu lama, meskipun tim Singo Edan adalah kampiun atau menjadi yang terbaik di ajang itu. Catatan-catatan yang menjadi pekerjaan rumah (PR) selama turnamen itu harus diperbaiki.

Baca Juga:  Adilson Maringa Mulai Ikut Latihan dengan Bola

Meski langsung melakukan latihan, namun program yang diberikan kepada Renshi Yamaguchi dan kawan-kawan tidak langsung dengan level tinggi. Mereka menjalani latihan ringan yang fokusnya lebih banyak kepada recovery. “Kami akan perlahan mengembalikan kondisi dulu. Setelah itu memikirkan lawan,”terang pria 44 tahun tersebut.

Apabila dilihat jadwal Arema FC di Piala Presiden 2022 terbilang cukup padat. Mereka bermain 7 laga dalam waktu satu bulan. Selain itu sebelumnya harus pulang dan pergi Malang ke Samarinda dan Samarinda dan Malang. Ke depan mereka juga akan melaksanakan rute tersebut saat pembukaan Liga 1.

Lebih lanjut, Eduardo mengatakan kalau pasca-juara di Piala Presiden 2022 beberapa waktu lalu, para pemain dinilai semakin termotivasi. Dendi Santoso dan kawan-kawan dinilai tambah bersemangat lagi. “Gelar juara sangat bagus untuk pemain, para staf sampai suporter,”jelas eks juru taktik Semen Padang tersebut.

Dalam latihan kemarin hampir semua skuad Singo Edan mengikuti latihan. Termasuk, empat pemain asing Adilson Maringa, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi, dan Abel Camara. Apabila ada yang menepi adalah Jayus Hariono dan Syaeful Anwar.

Baca Juga:  Annisa Ayu, Atlet Wushu Malang Yang Rambah Modeling hingga MUA

Gerak cepat yang dilakukan tim Singo Edan diakui Manager Arema FC Muhammad Ali Rifki adalah gambaran tim tidak gampang berpuas diri. Menurutnya, tim akan terus berusaha untuk lebih baik lagi ke depannya. “Paling penting adalah mana kekurangan dan mana potensi yang ada dari tim ini sudah diinventarisasi oleh tim pelatih,”ungkapnya.

Karena dinilainya Piala Presiden memberikan banyak hal untuk tim Singo Edan. Mulai dari bagian peningkatan tim, lalu sampai dari situ jadi tempat menemukan bentuk terbaik. Maklum, musim ini di skuad Arema FC banyak pemain baru.

Lebih lanjut, trofi juara dinilai akan semakin membuat tim tambah semangat. Di mana bisa mencatatkan prestasi positif terus ke depannya. “Yang jelas ini akan menjadi modal bagi Arema FC untuk menapaki kompetisi,”tuturnya. Sebagaimana diketahui Liga 1 nanti diprediksi bakal berjalan dengan lebih sengit lagi.

Ke depan dia menilai kalau tim akan terus mempertahankan kekuatan kekeluargaan di tim. Di mana aspek tersebut dinilai sangat baik. Karena sepak bola sejatinya dimainkan tim. “Ini adalah Arema, ini adalah kebersamaan dan perjuangan bersama-sama,”kata pria asal Pasuruan tersebut. (gp/abm)

 

 

MALANG KOTA- Euforia juara di ajang Piala Presiden 2022 rupanya tidak bisa dinikmati lama para pemain Arema FC. Kemarin (19/7) di Lapangan Tirtomoyo, Singosari, Kabupaten Malang, Jhon Alfarizi dan kawan-kawan sudah menggeber latihan kembali. Ini menjadi hal cukup menarik lantaran sebelum-sebelumnya usai juara tim pasti diberikan waktu libur.

Tidak banyak waktu untuk berlibur bukanlah tanpa alasan. Itu terjadi lantaran mereka akan segera menjalani laga perdana di BRI Liga 1. Di mana dijadwalkan pada Minggu mendatang (24/7) mereka akan menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda.

Menurut Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida saat ini tim harus bisa memaksimalkan waktu yang ada sebaik mungkin. Tujuannya adalah bisa mendapatkan hasil yang bagus saat memulai kompetisi mendatang. “Kami tidak boleh berubah. Tim harus terus bekerja keras sekalipun mendapatkan trofi sebelumnya,”jelas pelatih asal Portugal tersebut.

Sebab, dinilainya Piala Presiden merupakan bagian dari program tim untuk mempersiapkan diri setelah Liga 1 musil lalu berakhir. Alhasil, memang tim boleh berhenti terlalu lama, meskipun tim Singo Edan adalah kampiun atau menjadi yang terbaik di ajang itu. Catatan-catatan yang menjadi pekerjaan rumah (PR) selama turnamen itu harus diperbaiki.

Baca Juga:  Cedera Hamstring, Rizky Dwi Febrianto Absen Lawan Macan Putih?

Meski langsung melakukan latihan, namun program yang diberikan kepada Renshi Yamaguchi dan kawan-kawan tidak langsung dengan level tinggi. Mereka menjalani latihan ringan yang fokusnya lebih banyak kepada recovery. “Kami akan perlahan mengembalikan kondisi dulu. Setelah itu memikirkan lawan,”terang pria 44 tahun tersebut.

Apabila dilihat jadwal Arema FC di Piala Presiden 2022 terbilang cukup padat. Mereka bermain 7 laga dalam waktu satu bulan. Selain itu sebelumnya harus pulang dan pergi Malang ke Samarinda dan Samarinda dan Malang. Ke depan mereka juga akan melaksanakan rute tersebut saat pembukaan Liga 1.

Lebih lanjut, Eduardo mengatakan kalau pasca-juara di Piala Presiden 2022 beberapa waktu lalu, para pemain dinilai semakin termotivasi. Dendi Santoso dan kawan-kawan dinilai tambah bersemangat lagi. “Gelar juara sangat bagus untuk pemain, para staf sampai suporter,”jelas eks juru taktik Semen Padang tersebut.

Dalam latihan kemarin hampir semua skuad Singo Edan mengikuti latihan. Termasuk, empat pemain asing Adilson Maringa, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi, dan Abel Camara. Apabila ada yang menepi adalah Jayus Hariono dan Syaeful Anwar.

Baca Juga:  Rans Nusantara Sedang Limbung, Hingga Pekan Kelima, Belum Cicipi Kemenangan

Gerak cepat yang dilakukan tim Singo Edan diakui Manager Arema FC Muhammad Ali Rifki adalah gambaran tim tidak gampang berpuas diri. Menurutnya, tim akan terus berusaha untuk lebih baik lagi ke depannya. “Paling penting adalah mana kekurangan dan mana potensi yang ada dari tim ini sudah diinventarisasi oleh tim pelatih,”ungkapnya.

Karena dinilainya Piala Presiden memberikan banyak hal untuk tim Singo Edan. Mulai dari bagian peningkatan tim, lalu sampai dari situ jadi tempat menemukan bentuk terbaik. Maklum, musim ini di skuad Arema FC banyak pemain baru.

Lebih lanjut, trofi juara dinilai akan semakin membuat tim tambah semangat. Di mana bisa mencatatkan prestasi positif terus ke depannya. “Yang jelas ini akan menjadi modal bagi Arema FC untuk menapaki kompetisi,”tuturnya. Sebagaimana diketahui Liga 1 nanti diprediksi bakal berjalan dengan lebih sengit lagi.

Ke depan dia menilai kalau tim akan terus mempertahankan kekuatan kekeluargaan di tim. Di mana aspek tersebut dinilai sangat baik. Karena sepak bola sejatinya dimainkan tim. “Ini adalah Arema, ini adalah kebersamaan dan perjuangan bersama-sama,”kata pria asal Pasuruan tersebut. (gp/abm)

 

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/