Oknum Guru Ngaji Cabuli Murid

BANTUR – Apa yang dilakukan Bunali, 42, sungguh tak terpuji. Guru ngaji yang tinggal di Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, itu ditangkap setelah ketahuan mencabuli sebut saja Mawar, 15, salah seorang muridnya. Untung saja, pelaku yang mengaku memiliki empat istri itu berhasil diamankan polisi sebelum menjadi sasaran amuk warga.

Kapolsek Bantur AKP Yatmo menyatakan, kasus pencabulan tersebut bermula saat pelaku mengirim pesan pendek ke handphone korban agar datang ke rumahnya untuk belajar mengaji Minggu sore (30/7). Korban yang tinggal satu desa dengan gurunya itu pun menurut dan pamit kepada orang tuanya untuk mengaji. ”Namun saat ditunggu orang tuanya hingga habis magrib, ternyata korban tidak pulang,” bebernya.

Salah seorang keluarga korban sempat mencari ke rumah Bunali, tapi tidak ketemu. Sang tuan rumah juga terlihat tidak ada di rumahnya. Khawatir terjadi apa-apa dengan Mawar, keluarganya pun melapor ke polisi malam itu juga. Proses pencarian tetap dilakukan keluarga korban dibantu warga lainnya.

Sekitar pukul 01.00 Senin (31/7), keluarga korban kembali mendatangi rumah Bunali. Karena tidak terlihat tanda-tanda penghuni rumah datang, mereka sempat mengitari rumah pelaku. Alangkah terkejut keluarga korban saat memergoki pelaku berada di belakang rumahnya. Namun, pelaku malah lari hingga membuat keluarga korban curiga. Benar saja, dari semak-semak kebun, mereka mendapati Mawar dalam kondisi terlihat baru dicabuli pelaku. ”Pelaku sempat kabur dan dikejar warga sebelum akhirnya berhasil kami amankan,” terang Yatmo.

Bunali yang membawa senjata tajam sempat menolak saat akan ditangkap. Namun, menyadari bahwa dirinya bisa menjadi bulan-bulanan warga, dia akhirnya menyerahkan pisaunya kepada petugas. ”Pelaku berhasil kami amankan dan segera kami limpahkan ke Polres Malang,” bebernya.

Saat diperiksa petugas, Bunali mengaku memiliki empat orang istri. Hal itu diungkapkan untuk membantah dugaan dirinya sering mencabuli muridnya. ”Yang istri pertama bekerja sebagai TKW (tenaga kerja wanita),” jelas Yatmo. Sedangkan, tiga istrinya yang lain dinikahi secara siri. Tersangka mengaku tiga istri mudanya tersebut tak tinggal serumah dengannya. Mereka ada yang tinggal di Bantur, Pakisaji, dan Malang. Kepada petugas, tersangka juga mengaku baru kali pertama mencabuli muridnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, sarung, celana panjang, kaus lengan panjang, dan celana dalam milik korban. ”Selain itu, handphone yang digunakan untuk SMS korban, pisau, dan sepeda motor Suzuki Thunder milik tersangka juga turut diamankan sebagai barang bukti,” pungkasnya.

Pewarta: Ashaq Lupito
Penyunting: Ahmad Yani
Copy Editor: Indah Setyowati