Ogah Buang Waktu, Mario Lawalata Pilih Jalani Hubungan Dewasa

Ogah Buang Waktu, Mario Lawalata Pilih Jalani Hubungan Dewasa

“Saya terus berusaha untuk bisa mendapatkan pasangan yang cocok, tapi nggak memaksakan juga daripada maksain hubungan 2-3 tahun kemudian putus,” tuturnya saat ditemui di kantor JawaPos.com, Senin (22/1).

Ditanyai soal kriteria ideal pasangannya, mantan kekasih Marsha Timothy ini mengaku tak ambil pusing. Sebab, ternyata kriteria gampang-gampang susah, yakni seiman tetapi cocok dengan pribadinya.

Mario Lawalata dan Rianti Cartwright
(Imam Husein/Jawa Pos)

“Saya nggak ada kriteria khsus untuk fisik, pekerjaan, ras, agama. Agama penting sih tapi kalau cocok ya coba jalanin dulu. Saya pengennya yang saat kita ketemu, sama-sama cocok. Kalau salah satunya aja yang cocok, ya gimana,” ungkapnya.

Tetapi, tidak punya pacar bukan berarti Mario sendiri. Pria yang hobi bermain basket ini mengaku hubungan yang dijalaninya saat ini lebih terbuka. Dalam artian, tidak diberi label pacaran. Melainkan, hubungan orang dewasa yang tidak banyak mengekang atau memberi kebebasan.

“Sampai saat ini yang membuat saya nggak sampai pacaran, ya karena saat proses pendekatan belum ada yang sama-sama cocok. Dibanding wasting time (buang waktu) maksain hubungan. Karena saya kan nggak mikirin saya doang, jadi saya mending jalanin aja, deket aja dulu. Saat ternyata salah satu dari kita nemu orang lain yang tepat ya sudah kita pisah. Saya juga nggak mau maksain. Jadi nggak membatasi, kalau pacaran kan jadi membatasi ya,” jelasnya.

Menurut Mario, dia menikmati statusnya saat ini dan tidak ada beban soal target menikah. Yang penting jangan terlalu tua untuk menikah.

“Saya nggak ada target nikah. Kalau ada target nanti beban, terus panik kalau udah targetnya tapi belum tercapai, ujung-ujungnya maksain. Jadi saya santai aja lah, tapi nggak ketuaan juga,” ujarnya sambil tertawa.


(yln/JPC)