Nyalakan Cahaya Biru Pada Gawai, Amankah?

RADARMALANGID – Layar perangkat digital umumnya dilengkapi dengan fitur blue light. Meski termasuk cahaya alami yang ramah lingkungan,  ternyata cahaya biru ini punya dampak kurang baik untuk kesehatan lho ! 

Sebelum beranjak pada pembahasan efek samping, ada baiknya memahami dulu apa itu blue light. Dilansir melalui Harvard Health Publishing (8/11), cahaya dengan panjang gelombang biru akan sangat bermanfaat di siang hari. Karena mampu meningkatkan perhatian serta mood atau suasana hati. Namun, gelombang cahaya pendek ini berdampak kurang baik saat malam hari. 

Mengapa?

Blue Light dan Tidur 

Siklus tidur seseorang dipengaruhi oleh hormon bernama Melatonin. Semakin banyak Melatonin, tidur pun jadi lebih mudah. Nah, Blue Light akan menekan produksi hormon ini lebih kuat dibanding cahaya gelombang cahaya lain.

Kurangnya waktu tidur akan memicu timbulnya penyakit seperti kanker, diabetes, jantung, dan obesitas.

Cara Mencegah Paparan Blue Light

Pertama, jangan lupa aktifkan Blue Light filter di malam hari. Fitur ini akan membuat tampilan layar gawai lebih redup dengan warna kemerahan. Kekuatan menekan produksi melatonin warna merah lebih kecil dari warna biru.

Apabila kurang nyaman dengan layar yang tidak terang, anda bisa gunakan kacamata anti radiasi cahaya biru sebagai opsi kedua.

Akan lebih baik jika tidak menatap layar gawai 2 hingga 3 jam sebelum tidur. Maksimalkan cahaya terang di siang hari agar saat malam mata dapat beristirahat.

Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan jika menyalakan Blue Light sebenarnya aman saja. Asal digunakan di waktu yang tepat sehingga tak mengganggu waktu tidur.

Penulis : Zhavirra Noor Rivdha
Foto : Istimewa
Penyunting: Fia