22.7 C
Malang
Sabtu, Februari 10, 2024

‘Suling’ Bupati Malang Pacu Capaian UHC, Dirut BPJS Kesehatan Beri Apresiasi

 

Malang – Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Malang Drs HM Sanusi MM atas capaian Universal Health Coverage (UHC), dalam kunjungannya di Kabupaten Malang Rabu (14/6). Tidak hanya itu, dirinya mengapresiasi inovasi yang dilakukan bersama BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan program Subuh Keliling (Suling).

“Apresiasi dan selamat kepada Bapak Bupati Kabupaten Malang dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Malang yang sejak bulan Maret 2023 telah resmi menyandang predikat UHC. Tentunya masih ada beberapa hal yang harus ditingkatkan, namun berkat UHC sekarang warga Kabupaten Malang bisa mengakses layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP,” ujar Ghufron.

Menurutnya kegiatan Mobile Customer Service (MCS) pada Program Suling ini merupakan terobosan yang luar biasa. “Melalui Program Suling di Kabupaten Malang ini banyak hal yang bisa didapat, tidak hanya beribadah tapi juga dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ghufron juga menegaskan komitmen BPJS Kesehatan dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Malang. BPJS Kesehatan turut menjaga cash flow rumah sakit agar rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang bermutu dan tidak diskriminatif kepada peserta JKN.

Baca Juga:  KPK OTT Gubernur Sulsel, Amankan Rp 1 Miliar Dalam Koper

“Saya sampaikan, kalau BPJS Kesehatan punya hutang ke rumah sakit di Kabupaten Malang, infokan ke kami untuk segera kami selesaikan. Kami bahkan memberikan uang muka pada rumah sakit. Kami bersama Kementerian Kesehatan telah melakukan penyesuaian biaya pelayanan kesehatan di rumah sakit. Semua hal itu kami lakukan untuk peningkatan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan,” tegas Ghufron.

Bupati Malang, Sanusi menceritakan awal mula perjalanan UHC di Kabupaten Malang bermula dari janjinya untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis pada masyarakat di Kabupaten Malang. Melalui kolaborasi dengan BPJS Kesehatan Cabang Malang, Sanusi berhasil mewujudkan janjinya memberikan pelayanan kesehatan gratis melalui Program JKN.

“Awalnya mau kami kelola sendiri, namun regulasinya harus melalui JKN. Sehingga saya sampaikan pada Pak Roni yang saat itu menjabat sebagai Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, akhirnya ditemukan solusi agar Kabupaten Malang dapat UHC dan mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh Wakil Presiden RI dan Menko PMK,” terang Sanusi.

“Dengan kedatangan Bapak Dirut, semoga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Malang. Untuk teman-teman di fasilitas kesehatan, dapat memberikan pelayanan yang terbaik,” tambah Sanusi.

Baca Juga:  Kesigapan Satpam BRI Sukses BIkin Penipu di Pematang Siantar Gagal Beraksi

Apresiasi atas berjalannya Program JKN juga turut disampaikan oleh Plt Direktur RSUD Kepanjen, Bobi Prabowo. Ia menyampaikan berkat tercapainya UHC di Kabupaten Malang, proses aktivasi peserta yang mengakses pelayanan kesehatan di RSUD Kepanjen dapat berjalan lebih cepat.

“Kami senang berkat UHC proses aktivasi peserta lancar sekali, sehingga kami dari pelayanan kuratif sangat terbantu. Hampir 80% pasien kami adalah peserta JKN. Sehingga kami berkomitmen, sesuai arahan Bapak Bupati, untuk tidak membedakan pelayanan pada pasien umum atau JKN,” jelas Bobi.

Sebagai informasi tambahan, saat ini Kabupaten Malang telah mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) karena telah berhasil memberikan jaminan pelayanan kesehatan pada > 95% penduduknya melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional. Hingga bulan Juni 2023 sudah 2.653.085 jiwa atau sekitar 98,70% penduduk di Kabupaten Malang telah menjadi peserta JKN. Untuk melayani peserta di Kabupaten Malang, BPJS Kesehatan Cabang Malang telah bekerja sama dengan 53 rumah sakit dan 247 faskes tingkat pertama.

Pewarta Durotul Karimah

JPRM 2 Did

 

Malang – Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Malang Drs HM Sanusi MM atas capaian Universal Health Coverage (UHC), dalam kunjungannya di Kabupaten Malang Rabu (14/6). Tidak hanya itu, dirinya mengapresiasi inovasi yang dilakukan bersama BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan program Subuh Keliling (Suling).

“Apresiasi dan selamat kepada Bapak Bupati Kabupaten Malang dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Malang yang sejak bulan Maret 2023 telah resmi menyandang predikat UHC. Tentunya masih ada beberapa hal yang harus ditingkatkan, namun berkat UHC sekarang warga Kabupaten Malang bisa mengakses layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP,” ujar Ghufron.

Menurutnya kegiatan Mobile Customer Service (MCS) pada Program Suling ini merupakan terobosan yang luar biasa. “Melalui Program Suling di Kabupaten Malang ini banyak hal yang bisa didapat, tidak hanya beribadah tapi juga dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ghufron juga menegaskan komitmen BPJS Kesehatan dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Malang. BPJS Kesehatan turut menjaga cash flow rumah sakit agar rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang bermutu dan tidak diskriminatif kepada peserta JKN.

Baca Juga:  Tambah Personel, TNI-Polri Makin Dekati Markas KKB

“Saya sampaikan, kalau BPJS Kesehatan punya hutang ke rumah sakit di Kabupaten Malang, infokan ke kami untuk segera kami selesaikan. Kami bahkan memberikan uang muka pada rumah sakit. Kami bersama Kementerian Kesehatan telah melakukan penyesuaian biaya pelayanan kesehatan di rumah sakit. Semua hal itu kami lakukan untuk peningkatan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan,” tegas Ghufron.

Bupati Malang, Sanusi menceritakan awal mula perjalanan UHC di Kabupaten Malang bermula dari janjinya untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis pada masyarakat di Kabupaten Malang. Melalui kolaborasi dengan BPJS Kesehatan Cabang Malang, Sanusi berhasil mewujudkan janjinya memberikan pelayanan kesehatan gratis melalui Program JKN.

“Awalnya mau kami kelola sendiri, namun regulasinya harus melalui JKN. Sehingga saya sampaikan pada Pak Roni yang saat itu menjabat sebagai Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, akhirnya ditemukan solusi agar Kabupaten Malang dapat UHC dan mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh Wakil Presiden RI dan Menko PMK,” terang Sanusi.

“Dengan kedatangan Bapak Dirut, semoga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Malang. Untuk teman-teman di fasilitas kesehatan, dapat memberikan pelayanan yang terbaik,” tambah Sanusi.

Baca Juga:  Tanggap Bencana, BRI Kerahkan Mobil Evakuasi dan Bangun Posko Bantuan

Apresiasi atas berjalannya Program JKN juga turut disampaikan oleh Plt Direktur RSUD Kepanjen, Bobi Prabowo. Ia menyampaikan berkat tercapainya UHC di Kabupaten Malang, proses aktivasi peserta yang mengakses pelayanan kesehatan di RSUD Kepanjen dapat berjalan lebih cepat.

“Kami senang berkat UHC proses aktivasi peserta lancar sekali, sehingga kami dari pelayanan kuratif sangat terbantu. Hampir 80% pasien kami adalah peserta JKN. Sehingga kami berkomitmen, sesuai arahan Bapak Bupati, untuk tidak membedakan pelayanan pada pasien umum atau JKN,” jelas Bobi.

Sebagai informasi tambahan, saat ini Kabupaten Malang telah mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) karena telah berhasil memberikan jaminan pelayanan kesehatan pada > 95% penduduknya melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional. Hingga bulan Juni 2023 sudah 2.653.085 jiwa atau sekitar 98,70% penduduk di Kabupaten Malang telah menjadi peserta JKN. Untuk melayani peserta di Kabupaten Malang, BPJS Kesehatan Cabang Malang telah bekerja sama dengan 53 rumah sakit dan 247 faskes tingkat pertama.

Pewarta Durotul Karimah

JPRM 2 Did

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/