22.7 C
Malang
Sabtu, Februari 10, 2024

Tingkatkan Ketahanan Hadapi Bencana via Donasi Mobil Instalasi Pengolah Air

 

Danone Indonesia hari ini menyerahkan Mobil Instalasi Pengolah Air kepada Nahdlatul Ulama (NU), melalui salah satu lembaganya, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU). Danone Indonesia bermitra dengan Nahdlatul Ulama sejak 2021 melalui sejumlah inisiatif, dan serah terima hari ini semakin mengukuhkan komitmen Danone Indonesia dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui ketersediaan air minum aman, sekaligus upaya penanggulangan bencana. Peresmian kerja sama ini dilangsungkan bertepatan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPBI NU di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Depok. Turut hadir dalam acara, K.H Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Letjen TNI Suharyanto selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Ace Hasan Syadzily, Ketua LPBI PBNU selaku tuan rumah.

Danone Indonesia memiliki komitmen untuk dapat menghadirkan kesehatan melalui produk-produk berkualitas sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, dan kegiatan serah terima Mobil Instalasi Pengolah Air kepada LPBI NU merupakan salah satu perwujudan dari komitmen untuk berperan aktif dalam tanggap bencana, sekaligus memastikan ketersediaan dan kecukupan air minum sehat dan aman di masyarakat yang terdampak.

K.H Yahya Cholil Staquf Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengatakan, “Gagasan spiritual ekologi merupakan gagasan dimana umat manusia melihat lingkungan hidup dari sudut pandang spiritualitas. Umat manusia tidak boleh melihat alam sebagai objek eksploitasi tetapi harus bertanggung jawab untuk memelihara dan merawatnya. Dalam ayat-ayat Al-Quran dinyatakan bahwa alam semesta bersama isinya ini diciptakan untuk kepentingan umat manusia, tapi ini tidak berarti kita boleh mengeksploitasinya. Sebagai khalifatullah mari kita bertanggung jawab dalam mengelola lingkungan demi kemaslahatan bersama.”

Baca Juga:  Sisilia, CEO Termuda BRI di Program Girls Take Over Kementerian BUMN

Berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire sekaligus terbentang di sepanjang garis khatulistiwa membawa berkah tersendiri bagi Indonesia. Kondisi geografis tersebut, membuat Indonesia memiliki iklim tropis dengan sinar matahari berlimpah, curah hujan tinggi serta tanah yang subur meski dikelilingi oleh rangkaian gunung berapi dan situs aktif seismik. Di sisi lain kondisi tersebut juga menempatkan Indonesia sebagai negara yang rawan bencana. Sejalan dengan Laporan World Risk Report 2022 menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara paling rawan bencana ketiga di dunia.

Connie Ang, Chief Executive Officer of Danone Indonesia, menyatakan, “Danone Indonesia memiliki komitmen Positive Water Impact hingga 2030 nanti, di mana dalam komitmen tersebut kami berupaya mengembalikan lebih banyak air ke alam dan masyarakat, daripada yang sudah kami manfaatkan. Sebagai manifestasi komitmen ini, Danone Indonesia merasa bangga bisa mendukung LPBI PBNU dengan sebuah mobil instalasi pengolah air. Kami menyadari dalam bencana alam, aspek kunci yang perlu diperhatikan adalah kesehatan, dimana pemenuhan air minum yang sehat dan aman menjadi sangat penting bagi masyarakat. Dukungan ini harapannya dapat berdampak luas dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat dan penguatan ketahanan bencana. Bersama kita dapat merawat jagat membangun peradaban.”

Baca Juga:  Tangani Covid-19, Panglima TNI Minta Pangdam dan Dandim Lakukan Ini

Tb. Ace Hasan Syadzili, Ketua LPBI NU mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan mobil instalasi pengolah air dari Danone Indonesia, yang fungsi utamanya untuk pengolahan air yang dibutuhkan pada saat bencana. Memang biasanya saat bencana terjadi, masyarakat terdampak juga kesulitan air minum. Kita memiliki sumber daya sampai di daerah yang siap berkolaborasi dan bersinergi dalam rangka menyelamatkan lingkungan. Krisis lingkungan dan kerusakan alam tidak serta-merta disebabkan oleh alam. Intervensi manusia juga turut menyebabkan kerusakan lingkungan. Untuk mengatasi problem tersebut NU menawarkan nilai-nilai agama dan kearifan lokal untuk berkontribusi di dalam upaya menyelamatkan bumi yang kita cintai ini.”

Danone Indonesia senantiasa terus berkolaborasi dengan segala pihak untuk mencapai tujuan meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan. “Danone Indonesia berupaya meningkatkan kontribusi perusahaan bagi gizi dan kesehatan masyarakat Indonesia melalui produk-produk kami, hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk menciptakan dampak positif bagi alam dan masyarakat di sekitar,” tutup Connie.

Pewarta JPRM 2 Raoul Onley

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Danone Indonesia hari ini menyerahkan Mobil Instalasi Pengolah Air kepada Nahdlatul Ulama (NU), melalui salah satu lembaganya, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU). Danone Indonesia bermitra dengan Nahdlatul Ulama sejak 2021 melalui sejumlah inisiatif, dan serah terima hari ini semakin mengukuhkan komitmen Danone Indonesia dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui ketersediaan air minum aman, sekaligus upaya penanggulangan bencana. Peresmian kerja sama ini dilangsungkan bertepatan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPBI NU di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Depok. Turut hadir dalam acara, K.H Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Letjen TNI Suharyanto selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Ace Hasan Syadzily, Ketua LPBI PBNU selaku tuan rumah.

Danone Indonesia memiliki komitmen untuk dapat menghadirkan kesehatan melalui produk-produk berkualitas sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, dan kegiatan serah terima Mobil Instalasi Pengolah Air kepada LPBI NU merupakan salah satu perwujudan dari komitmen untuk berperan aktif dalam tanggap bencana, sekaligus memastikan ketersediaan dan kecukupan air minum sehat dan aman di masyarakat yang terdampak.

K.H Yahya Cholil Staquf Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengatakan, “Gagasan spiritual ekologi merupakan gagasan dimana umat manusia melihat lingkungan hidup dari sudut pandang spiritualitas. Umat manusia tidak boleh melihat alam sebagai objek eksploitasi tetapi harus bertanggung jawab untuk memelihara dan merawatnya. Dalam ayat-ayat Al-Quran dinyatakan bahwa alam semesta bersama isinya ini diciptakan untuk kepentingan umat manusia, tapi ini tidak berarti kita boleh mengeksploitasinya. Sebagai khalifatullah mari kita bertanggung jawab dalam mengelola lingkungan demi kemaslahatan bersama.”

Baca Juga:  Mendagri Siap Pecat Kepala Daerah yang Tak Jalankan PPKM Darurat

Berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire sekaligus terbentang di sepanjang garis khatulistiwa membawa berkah tersendiri bagi Indonesia. Kondisi geografis tersebut, membuat Indonesia memiliki iklim tropis dengan sinar matahari berlimpah, curah hujan tinggi serta tanah yang subur meski dikelilingi oleh rangkaian gunung berapi dan situs aktif seismik. Di sisi lain kondisi tersebut juga menempatkan Indonesia sebagai negara yang rawan bencana. Sejalan dengan Laporan World Risk Report 2022 menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara paling rawan bencana ketiga di dunia.

Connie Ang, Chief Executive Officer of Danone Indonesia, menyatakan, “Danone Indonesia memiliki komitmen Positive Water Impact hingga 2030 nanti, di mana dalam komitmen tersebut kami berupaya mengembalikan lebih banyak air ke alam dan masyarakat, daripada yang sudah kami manfaatkan. Sebagai manifestasi komitmen ini, Danone Indonesia merasa bangga bisa mendukung LPBI PBNU dengan sebuah mobil instalasi pengolah air. Kami menyadari dalam bencana alam, aspek kunci yang perlu diperhatikan adalah kesehatan, dimana pemenuhan air minum yang sehat dan aman menjadi sangat penting bagi masyarakat. Dukungan ini harapannya dapat berdampak luas dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat dan penguatan ketahanan bencana. Bersama kita dapat merawat jagat membangun peradaban.”

Baca Juga:  Akhirnya Ditutup, Wisata Pantai Yang Viral Dijubeli Pengunjung

Tb. Ace Hasan Syadzili, Ketua LPBI NU mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan mobil instalasi pengolah air dari Danone Indonesia, yang fungsi utamanya untuk pengolahan air yang dibutuhkan pada saat bencana. Memang biasanya saat bencana terjadi, masyarakat terdampak juga kesulitan air minum. Kita memiliki sumber daya sampai di daerah yang siap berkolaborasi dan bersinergi dalam rangka menyelamatkan lingkungan. Krisis lingkungan dan kerusakan alam tidak serta-merta disebabkan oleh alam. Intervensi manusia juga turut menyebabkan kerusakan lingkungan. Untuk mengatasi problem tersebut NU menawarkan nilai-nilai agama dan kearifan lokal untuk berkontribusi di dalam upaya menyelamatkan bumi yang kita cintai ini.”

Danone Indonesia senantiasa terus berkolaborasi dengan segala pihak untuk mencapai tujuan meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan. “Danone Indonesia berupaya meningkatkan kontribusi perusahaan bagi gizi dan kesehatan masyarakat Indonesia melalui produk-produk kami, hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk menciptakan dampak positif bagi alam dan masyarakat di sekitar,” tutup Connie.

Pewarta JPRM 2 Raoul Onley

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/