Nopol Cantik Sumbang Rp 3,6 Miliar

MALANG KOTA – Jika di jalanan Kota Malang Anda melihat kendaraan dengan nomor polisi (nopol) cantik, itu berarti mereka berani mengeluarkan kocek cukup besar. Karena ada harga khusus untuk pemilik kendaraan yang ingin punya nomor-nomor khusus. Ini sudah diatur dalam PP 60/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dan hasil dari ”jual” nopol cantik ini cukup besar.

Kasatlantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputra menyatakan, nopol cantik itu kategori penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) pilihan. ”Aturannya, pemohon mengajukan ke Ditlantas Polda,” tuturnya.

Untuk NRKB 1 angka tanpa huruf (blank), nominal yang harus dibayar Rp 20 juta. NRKB 1 angka dengan huruf, Rp 15 juta. NRKB 2 angka blank Rp 15 juta. NRKB 2 angka dengan huruf Rp 10 juta. NRKB 3 angka blank Rp 10 juta. NRKB 3 angka dengan huruf Rp 7,5 juta. NRKB 4 angka blank Rp 7,5 juta. NRKB 4 angka dengan huruf Rp 5 juta.

Dari data Samsat Malang Kota, ada peningkatan kepemilikan NRKB pilihan di Kota Malang. Di tahun 2017, tercatat 343 nopol. Dengan rincian NRKB 1 angka blank 2 nopol. NRKB 1 angka dengan huruf 15 nopol. NRKB 2 angka blank 6 nopol. NRKB 2 angka dengan huruf 65 nopol. NRKB 3 angka blank 7 nopol. NRKB 3 angka dengan huruf 163 nopol. NRKB 4 angka blank 7 nopol. NRKB 4 angka dengan huruf 78 nopol. Sesuai perhitungan, berarti ada pembelanjaan warga Kota Malang senilai Rp 3,2 miliar untuk nopol cantik tahun 2017.

Di tahun 2018, tercatat 431 nopol. Dengan rincian NRKB 1 angka blank 6 nopol. NRKB 1 angka dengan huruf 26 nopol. NRKB 2 angka blank 10 nopol. NRKB 2 angka dengan huruf 88 nopol. NRKB 3 angka blank 15 nopol. NRKB 3 angka dengan huruf 177 nopol. NRKB 4 angka blank 18 nopol. NRKB 4 angka dengan huruf 91 nopol. Sesuai perhitungan, berarti ada pembelanjaan warga Kota Malang senilai Rp 3,6 miliar untuk nopol cantik tahun 2018.



Galang menyebut, nopol khusus ataupun cantik, memang diminati sejumlah orang. Tentu, dia melanjutkan, hal itu dilakukan untuk keperluan masing-masing yang berbeda. Entah sebagai identitas diri atau juga kepercayaan kepada keberuntungan.

Misalnya untuk mendapatkan nopol dengan nomor belakang yang tidak masuk wilayah hukum Polres Malang Kota, maka mengikuti aturan PP 60/2016 tersebut. ”Tapi kami tidak bisa identifikasi soal untuk apa nomor cantik dan siapa yang memilikinya. Karena itu menjadi domain Polda,” kata mantan Kasatlantas Polres Batu itu.

Memang tidak semua nopol dapat dimiliki masyarakat. Seperti nopol dengan kombinasi kode setelah angka. Seperti kode RFD, RFS, dan lainnya. Kode tersebut ada kaitannya dengan kode rahasia instansi pemerintah.

Untuk mendapatkannya harus melalui rekomendasi dari badan yang menaungi instansi bersangkutan, baru kemudian dilanjutkan ke samsat. Seperti kode RFP, yang artinya reformasi polisi atau untuk kendaraan pejabat atau petugas kepolisian.  

Pewarta               : Fajrus Shidiq
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Abdul Muntholib
Fotografer          : Darmono