Nih Lima Sikap Politik Partai Golkar!

Ketua Steering Committee Munaslub Ibnu Munzir ?mengatakan, poin pertama adalah Partai Golkar prihatin dengan berkembangnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila serta terjadinya tindakan intoleransi, persekusi yang dapat mengancam kebhinekaan dan keutuhan bangsa.

Oleh karena itu, Partai Golkar mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat kembali pengamalan nilai-nilai Pancasila secara demokratis, partisipatif dan edukatif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Partai Golkar bersama dengan partai politik lain dan masyarakat akan memperjuangkan lahirnya RUU Pengamalan Nilai-nilai Pancasila,” ujar Ibnu saat membacakan lima sikap politik Partai Golkar di JCC, Jakarta, Rabu (20/12).

Poin kedua diungkapkan Ibnu, dalam rangka mewujudkan penyelenggara negara yang bersih dan bebas korupsi, Partai Golkar mendesak aparat penegak hukum, Polri Kejaksaan dan KPK untuk bersinergi dalam pemberantasan korupsi secara adil, tidak tebang pilih, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

“Sejalan dengan itu, Partai Golkar tidak setuju terhadap setiap upaya yang bertujuan untuk melemahkan KPK,” katanya.

Ketiga, Partai Golkar mengapresiasi kinerja pemerintah yang telah berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil di atas 5 persen. Keberhasilan itu meliputi pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, pembangunan industri manufaktur dan pembangunan kewilayahan Indonesia sentris. Selain itu juga mendukung progam-program pro rakyat.

“Mendukung kebijakan pemerintah yang memberikan prioritas pada program-program pro rakyat sekaligus menginstuksikan kepada para kepala daerah, dan kader Partai Golkar untuk membuat program padat karya, guna mengurangi pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat,” ungkapnya.

Keempat, dalam rangka mendukung perjuangan bangsa Palestina meraih kemerdekaanya, Partai Golkar mengapresiasi langkah-langkah dan sikap tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang atif menggalang dukungan negara-negara OKI dan Uni-Eropa, untuk mempercepat penyelesaian perdamaian di Palestina.

“Sejalan dengan itu, Partai Golkar mendukung Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina,” tuturnya.

Kelima, Partai Golkar berkomitmen untuk mewujudkan politik bersih, transparan, dan menjunjung tinggi etika politik yang bersumber dari ajaran agama dan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

“Bagi Partai Golkar berpolitik adalah ibadah dan perbuatan mulia yang diabdikan bagi kemaslahatan bangsa dan negara,” pungkasnya.


(gwn/JPC)