Ngantuk, Truk Muatan Pasir Teperosok Irigasi

Irigasi di Jalan Mayjen Sungkono kembali memakan korban. Jika sebelumnya mobil Honda CRV teperosok hingga terbalik, kemarin (29/12) truk bermuatan pasir nyemplung dan terguling.

MALANG KOTA – Irigasi di Jalan Mayjen Sungkono kembali memakan korban. Jika sebelumnya mobil Honda CRV teperosok hingga terbalik, kemarin (29/12) truk bermuatan pasir nyemplung dan terguling.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, truk yang dikemudikan Wirono, 42, warga Lowokwaru, itu melaju dari arah Bululawang menuju Kota Malang. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), Wirono mengantuk. Truknya terlalu menepi ke kiri jalan, hingga menabrak tiang telepon, lalu teperosok ke saluran irigasi.

Pantauan koran ini, di lokasi tidak ada tanda pengereman. Indikasi itu terlihat dari aspal jalan yang tidak beset karena ban truk. Diduga, Wirono kehilangan kendali saat mengantuk.

Ditemui di TKP, Wirono tidak mengalami luka serius. ”Saya ngantuk saat itu, perjalanan dari Lumajang,” kata Wirono.

Rencanannya, pasir tersebut akan dibawa ke Singosari, Kabupaten Malang, untuk pembangunan tol Malang–Pandaan (Mapan). Dirinya mengaku sudah biasa membawa truk tersebut. ”Iya, ini juga saya sendiri (tanpa kernet),” imbuhnya.

Sementara itu, Tajul, warga Kecamatan Wajak sekaligus pemilik truk, menyatakan, dia sudah memberikan ganti rugi terkait kerusakan tiang telepon dan saluran irigasi. ”Kami sudah serahkan kuitansi ganti rugi ke Unit Laka Lantas Polres Malang Kota sebagai bukti pertanggungjawaban,” tuturnya.

Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni menyatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk melakukan olah TKP. Dalam mengevakuasi truk tersebut, timnya juga dibantu warga sekitar. ”Kami sudah evakuasi,” pungkasnya.

Pewarta : Fajrus Shiddiq
Penyunting : Mahmudan
Copy Editor : Arief Rohman
Foto : Falahi Mubarok