Ngabuburit di Musala At-Taubah Sidoarjo yang Bernuansa Keraton ala Ma

JawaPos.com – Warga Desa Bringinbendo, Taman, tidak perlu jauh-jauh jika hendak ngabuburit. Mereka cukup datang ke Musala At-Taubah. Musala tersebut bernuansa keraton. Dua gapura setinggi 2,5 meter siap menyambut jamaah yang datang. Dindingnya tampak alami dengan hiasan batu bata plus akar pohon. Tempat menampung air untuk wudu terbuat dari gentong.

Di bagian dalam masjid terdapat mihrab berbentuk mahkota raja. Paling menarik, sajadah imam terbuat dari daun pandan dengan alas sujud berupa kain putih. Ya, pembangunan tempat ibadah tersebut merupakan ide Kades Bringinbendo Huda Siswoyo. ”Saya niru kerajaan Majapahit,” katanya. Di sekeliling musala ditanami beragam tumbuhan sakral. ”Ada pohon kelor, asam, beringin, cocor bebek, hingga bidara,” lanjut pria 46 tahun itu.

Saat Ramadan banyak warga yang ngabuburit di sekitar Musala At-Taubah. Baik anak muda maupun orang tua. Selasa (7/5) halaman musala dipenuhi anak-anak dan remaja. Mereka berlatih pencak silat. ”Tak hanya pandai mengaji, mereka juga jago silat,” kata Huda.

Kegiatan di musala tersebut tidak melulu salat. Ada juga aktivitas keagamaan dan kepemudaan. Salah satunya silat. Latihan bela diri bisa menjadi daya tarik para remaja agar lebih sering datang ke musala. ”Ini musala bisa untuk salat, salawatan, dan silat,” paparnya. ”Kalau puasa, ngaji atau bersalawat cocok sambil menunggu berbuka,” tambahnya.



Ketika Ramadan masyarakat juga membaca Alquran setelah salat Tarawih, Subuh, dan Duha. Satu orang satu juz. ”Kalau yang datang 10 orang, sehari itu kami sudah menyelesaikan 10 juz. Kalau 30 orang, ya khatam sehari bisa,” ucapnya.

Huda tidak menargetkan berapa kali khatam. Dia hanya berharap warga terbiasa mengaji. Untuk kegiatan keagamaan lainnya, ada istighotsah bersama tiap Senin. Setelah itu, praktik rukyat. Pada Kamis, masyarakat berkumpul untuk membacakan doa buat para leluhur. ”Sesuai namanya, At-Taubah. Saya ingin orang yang ke sini tidak ada yang merasa baik. Mereka terus mengingat dan berserah diri kepada Allah,” ungkapnya.