Nevien Excel Agustino, Siswa SMP 1 Islam Kota Batu Jadi Pemain Sepak Bola Berprestasi

Didukungan Penuh Orang Tua untuk Jadi Pemain Timnas Indonesia

Sepak bola yang digemari mulai kecil kini mengantarka Nevien Excel Agustino menjadi pemain muda berbakat. Cita-citanya, ingin menjadi pemain Timnas Indonesia. Untuk saat ini, dia sering mewakili klub dan mengharumkan nama sekolah melalui sepak bola. Bagaimana kisahnya?

Nevien Excel Agustino melemparkan senyumnya saat koran ini menemuinya di ruang kepala SMP 1 Islam Kota Batu Kamis lalu (15/2). Di ruangan itu dia bercerita bahwa dirinya sudah menggeluti olahraga sepak bola sejak 2009. Kini, pesepak bola cilik Kota Batu telah mendapatkan banyak prestasi dari olahraga itu.

”Saya menyukai olahraga sepak bola sudah dari kecil. Cuma mulai bergabung dengan klub tahun 2009,” ujar Excel.

Klub tempat dia menimba ilmu olah bola adalah Stamford Indonesia Football, klub yang ada di Kota Batu. Sebenarnya, Excel tidak memiliki darah sepak bola yang diturunkan dari keluarganya. Namun, motivasi untuk menjadi pemain Timnas (tim nasional) Indonesia yang membuatnya semangat berlatih.

”Awalnya dulu suka lihat sepak bola. Terus sering bermain sama teman di kampung. Nggak lama kemudian langsung bergabung di klub,” terangnya.



Di usianya yang masih 13 tahun, Excel selalu rajin mengikuti latihan sepak bola.  Itu semata-mata untuk mewujudkan impiannya. Selama mengikuti latihan di klub, Excel mengaku tidak merasa kesulitan.

Alih-alih, dia justru senang karena mendapatkan pengalaman baru. Bergabung dengan klub sepak bola membuat Excel mengetahui aturan main sepak bola yang benar. ”Dulu kan nggak tahu regulasi sebelum ikut klub. Pokoknya asal sepak bola,” ungkap alumnus SDN Ngaglik 2 Kota Batu.

Excel selalu rutin berlatih setiap minggunya. Terkadang, jika memiliki waktu luang saat sore hari, dia berlatih sendiri. Pertandingan-pertandingan yang mewakili sekolah maupun klub sepak bolanya sering dia ikuti. Bahkan hingga ke luar Jawa.

”Pengalaman berharga saya dapat pertama kali tahun 2016. Saat itu ada lomba turnamen Go Bolabali antarklub juara 1 tingkat Jawa-Bali,” terang anak pertama dari dua bersaudara ini. ”Pernah juga ikut pertandingan ke Jogja. Kalau turnamen sepak bola tingkat Malang Raya sering,” imbuhnya.

Pada tahun 2017 lalu, Excel mengikuti turnamen liga pembinaan murni dan berhasil memborong juara. ”Pada tahun 2017, saya sempat mewakili Jawa Timur dan berhasil mendapatkan juara 1,” katanya.

Excel amat senang dan bangga waktu itu. Pasalnya, dia bisa mengharumkan nama sekolah, klub, Kota Batu, dan tentunya Jawa Timur. Meski beberapa prestasi dan hadiah telah dia dapatkan, tapi Excel mengaku tidak pernah merasa puas dengan itu.

”Saya masih akan terus berlatih dan memperbaiki cara main saya. Saya akan terus melatih mental agar tidak grogi saat pertandingan,” ujar anak Agus Tri Purwanto itu.

Keaktifannya dalam sepak bola tak membuat Excel melupakan tugas utama sebagai seorang pelajar. Dia mengaku terus belajar di sekolah. Keluarganya pun tak pernah melarangnya berlatih. Bahkan, orang tuanya selalu mendukung apa yang dia lakukan.

”Orang tua saya kan tahu kalau cita-cita saya ingin menjadi pemain Timnas (Indonesia), makanya selama ini selalu mendukung terus,” tutupnya.

Pewarta: Rezza Doa
Penyunting : Aris Syaiful
Foto : Dokumentasi Nevien Excel