Nanda Janjikan Difabel Bisa Jadi Pegawai

Calon wali kota dan calon wakil wali Kota Malang nomor urut satu Ya’qud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi (Menawan) menunjukkan kepeduliannya terhadap kaum difabel (different ability people). Paslon tersebut membuat program agar para penyandang difabel bisa masuk dan bekerja di institusi pemerintahan sebagai pegawai tidak tetap atau tenaga bantu.

MALANG KOTA – Calon wali kota dan calon wakil wali Kota Malang nomor urut satu Ya’qud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi (Menawan) menunjukkan kepeduliannya terhadap kaum difabel (different ability people). Paslon tersebut membuat program agar para penyandang difabel bisa masuk dan bekerja di institusi pemerintahan sebagai pegawai tidak tetap atau tenaga bantu.

”Kami melihat para penyandang difabel ini memiliki kemampuan yang luar biasa. Kami menangkap hal itu dengan memprogramkan agar mereka mendapatkan pekerjaan yang baik dan layak,” kata perempuan yang akrab disapa Nanda tersebut kemarin (18/2).

Dia menambahkan, program pemberdayaan terhadap para penyandang difabel akan terus digencarkan, termasuk dalam bidang entrepreneur dan membuka peluang bekerja di institusi lainnya.

”Pada saat saya menjadi anggota DPRD Kota Malang, saya memperjuangkan bagaimana ada aturan hukum agar para penyandang difabel bisa mendapatkan fasilitas publik yang sama dan setara dengan masyarakat lainnya,” imbuh dia.

Sementara itu, Ahmad Wanedi juga begitu memedulikan agar semua warga mendapat BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan. Menurut dia, banyak warga Kota Malang yang belum mendapatkan bantuan sosial serta kesehatan yang layak. Menanggapi hal itu, Wanedi mengajak seluruh masyarakat Kota Malang untuk segera mengurus BPJS Kesehatan. ”Saya mengajak masyarakat segera mengurus BPJS Kesehatan sehingga akses kesehatan juga dapat dirasakan,” kata Wanedi.

Pewarta : Gigih Mazda
Penyunting : Irham THoriq
Copy Editor : Dwi Lindawati