Mutilasi Pasar Besar Diduga Dilakukan Orang yang Mengenal Korban

Psikolog sekaligus Dekan Fakultas Pskologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), M. Salis Yuniardi, PhD

MALANG – Siapa kira-kira pembunuh korban mutilisai di Pasar Besar Malang? Teka teki itu hingga kini belum terungkap. Namun, menurut Psikolog dilakukan oleh orang yang mengenal korban.

“Secara psikologi klinis forensik atau individual, pembunuhan mutilasi bukanlah pembunuhan random sebagaimana perampokan di jalan. Sehingga boleh dikata selalu dilakukan oleh orang yang mengenal korban,” sebut M. Salis Yuniardi, PhD, Psikolog sekaligus Dekan Fakultas Pskologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Pria yang juga mengajar sebagai dosen psikologi di UMM ini menuturkan 3 alasan mengapa pelaku sampai bisa memutuskan memutilasi korban.

“Memutilasi korban ini sendiri bisa jadi tiga alasannya, yang pertama bisa didorong rasa dendam yg sangat atau yang kedua rasa bersalah atau adanya guilty feeling dan ketakutan akan ketahuan,” papar Salis.

Sementara yang ketiga adalah bisa juga bercampurnya kedua motif. “Jadi pelaku dendam, kemudian melakukan mutilasi bercampur dengan perasaan takut ketahuan itu tadi, itu kemungkinan ketiga,” simpulnya.



Salis juga menduga pelaku mempunyai kelainan psikis berupa gangguan dalam kontrol emosi dan nalar moral. Hal itu terlihat dari mutilasi yang sudah dilakukan. Pelaku merasa puas usai menghabisi korban.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto:Elfran Vido